Lamongan, IDN Times- Pemerintah Kabupaten Lamongan menerbitkan kurikulum pendidikan anti korupsi bagi siswa, TK, SD, SMP dan SMA sederajat, Senin (15/7). Melalui kurikulum pendidikan anti korupsi di sekolah, Pemkab berharap korupsi di Indonesia, khususnya Lamongan bisa ditekan.
"Kabupaten Lamongan resmi meluncurkan buku anti korupsi, di sekolah, harapnya korupsi bisa kita cegah," kata Bupati Lamongan Fadeli, saat meninjau pelaksanaan pengenalan siswa baru di SMP Negeri I Lamongan, Jalan Ki Sarmidi Mangun Sarkoro No.18, Jetis, pagi tadi.
