Magetan, IDN Times — Sektor pariwisata di Kabupaten Magetan tengah lesu dalam sebulan terakhir. Sejumlah pelaku usaha, mulai dari hotel, rumah makan, hingga pengelola wahana di kawasan Telaga Sarangan, mengeluhkan penurunan jumlah pengunjung meski akhir pekan tiba.
Sepinya wisatawan ini diduga dipengaruhi berbagai faktor, seperti cuaca yang tidak menentu, kondisi ekonomi yang melambat, hingga perilaku sebagian pelaku usaha yang dinilai kurang ramah dan masih mempraktikkan “getok harga”.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Magetan mengimbau para pedagang di kawasan wisata untuk memasang daftar harga secara jelas untuk mencegah kesalahpahaman antara pedagang dan wisatawan, saat libur panjang Lebaran nanti.
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, mengatakan keluhan terkait ketidakjelasan harga masih kerap muncul di sejumlah destinasi wisata.
“Pedagang kami imbau untuk memasang daftar harga. Misalnya, bakso satu porsi berapa, minuman berapa. Jadi semuanya jelas sejak awal dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, transparansi harga merupakan langkah sederhana namun berdampak besar terhadap kenyamanan wisatawan. Dengan adanya papan harga, pengunjung dapat mengetahui biaya yang harus dikeluarkan sebelum membeli atau menggunakan layanan.
Tak hanya melindungi konsumen, kebijakan ini juga dinilai menguntungkan pedagang. Kejelasan harga dapat mencegah tudingan menaikkan harga secara sepihak sekaligus meminimalisir potensi konflik di lapangan yang selama ini kerap terjadi.
Suyatni menegaskan, kualitas pelayanan menjadi kunci utama dalam menarik wisatawan agar mau kembali berkunjung. Pengalaman positif selama berada di destinasi wisata akan mendorong promosi dari mulut ke mulut.
Sebaliknya, praktik getok harga justru berisiko membuat wisatawan kapok. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menurunkan kepercayaan terhadap destinasi wisata di Magetan. “Kalau pelayanan kita baik, wisatawan pasti ingin kembali lagi. Tapi kalau mereka merasa dirugikan, tentu mereka akan kapok. Itu justru merugikan kita sendiri,” tegasnya.
Menjelang libur Lebaran, Pemkab Magetan berjanji akan terus meningkatkan kualitas layanan di berbagai destinasi wisata. Fokus utama tidak hanya pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga memastikan wisatawan merasa aman dan nyaman.
Pemkab berharap seluruh pelaku usaha memiliki kesadaran bersama untuk menjaga citra pariwisata daerah. Dengan pelayanan yang jujur dan transparan, sektor wisata Magetan diharapkan kembali bergeliat dan mampu menarik lebih banyak wisatawan di momen liburan.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Cegah Getok Harga, Pedagang Wisata di Mageta Harus Pasang Daftar Harga

Wisata Telaga Sarangan di Magetan. IDN Times/Riyanto.
Editorial Team
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us