Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bus Trans Jatim Koridor II Malang Direstui, Mengaspal Bulan Ini
Para sopir angkot berdialog dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur selama sekitar empat jam, Kamis (8/10/2026). Dok. Dishub Jatim.
  • Paguyuban angkot Kota Malang menyetujui rencana Trans Jatim Koridor II Malang Raya setelah dialog sekitar empat jam dengan Dishub Jatim pada 8 Oktober 2026.

  • Persetujuan diberikan dengan syarat layanan bus memberi manfaat tanpa merugikan angkutan umum eksisting, sehingga keberangkatan Koridor II tidak lagi dari Terminal Arjosari.

  • Dishub Jatim akan menyesuaikan rute dan membahas titik keberangkatan baru Koridor II, sambil mengevaluasi titik henti Koridor I sebelum operasi bulan ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (8/10/2026)

Paguyuban angkot Kota Malang dan Dishub Jatim menyepakati pada prinsipnya tidak menolak Trans Jatim Koridor I dan II Malang Raya. Keberangkatan Koridor II tidak jadi dari Terminal Tipe A Arjosari, sehingga rute akan disesuaikan.

bulan ini

Trans Jatim Koridor II Malang Raya direncanakan segera beroperasi setelah penyesuaian titik keberangkatan dan rute diselesaikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rencana pengoperasian Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya mendapat persetujuan paguyuban angkot, dengan syarat layanan tidak merugikan angkutan umum eksisting dan tidak berangkat dari Terminal Tipe A Arjosari.
  • Who?
    Paguyuban angkot Kota Malang, sopir angkot, Dinas Perhubungan Jawa Timur, serta Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dishub Jatim Citto Eko Yuli terlibat dalam pembahasan.
  • Where?
    Layanan akan beroperasi di wilayah Malang Raya. Titik keberangkatan Koridor II di Kota Malang masih menunggu pembahasan lebih lanjut setelah Terminal Tipe A Arjosari tidak digunakan.
  • When?
    Kesepakatan dicapai dalam dialog sekitar empat jam pada Kamis, 8 Oktober 2026. Trans Jatim Koridor II direncanakan mulai beroperasi pada bulan yang sama.
  • Why?
    Paguyuban angkot meminta pengoperasian Trans Jatim tetap menjaga keberlangsungan angkutan umum yang telah beroperasi dan memberi manfaat kepada masyarakat tanpa merugikan angkutan terdampak.
  • How?
    Dishub Jatim dan paguyuban angkot mencapai kesepakatan melalui audiensi. Dishub akan menyesuaikan rute, membahas titik keberangkatan Koridor II, serta mengevaluasi titik henti Koridor I di Kota Malang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bus Trans Jatim Koridor II di Malang boleh jalan bulan ini. Sopir angkot dan Dinas Perhubungan Jawa Timur sudah ngobrol lama. Sopir angkot tidak menolak bus baru ini. Tapi bus tidak jadi berangkat dari Terminal Arjosari. Sekarang, tempat berangkat dan jalannya bus masih dibahas supaya angkot tidak rugi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dialog antara pemerintah dan paguyuban angkot membuka jalan bagi pengoperasian Trans Jatim Koridor II dengan pendekatan yang lebih inklusif. Persetujuan prinsip dari para pihak, disertai penyesuaian rute serta pembahasan titik keberangkatan, menunjukkan upaya menyeimbangkan manfaat layanan baru bagi masyarakat dengan keberlangsungan angkutan umum yang telah ada.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Rencana pengoperasian Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya mendapat lampu hijau dari sejumlah paguyuban angkot Kota Malang. Kesepakatan itu dicapai setelah para sopir angkot berdialog dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur selama sekitar empat jam, Kamis (8/10/2026).

Dalam audiensi, paguyuban angkot menyatakan tidak menolak kehadiran Trans Jatim Koridor II. Namun, mereka meminta pengoperasian bus tetap memperhatikan keberlangsungan angkutan umum yang sudah beroperasi di Malang Raya.

Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dishub Jatim, Citto Eko Yuli mengatakan, seluruh pihak yang hadir dalam pertemuan pada prinsipnya menyepakati pelaksanaan layanan Trans Jatim di Malang Raya.

"Dari rapat pembahasan ini disepakati semua pihak yang hadir pada prinsipnya tidak menolak pelaksanaan Trans Jatim Koridor I dan Koridor II Malang Raya," ujarnya, Kamis (8/10/2026).

Citto mengatakan, penerimaan tersebut disertai sejumlah ketentuan. Salah satunya terkait titik keberangkatan Trans Jatim Koridor II di Kota Malang. Menurut dia, layanan Trans Jatim harus memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa merugikan angkutan umum eksisting yang terdampak.

"Dengan ketentuan bahwa pelaksanaan layanan tersebut harus memberikan kebermanfaatan dan tidak merugikan bagi angkutan umum eksisting yang terdampak, maka semua pihak sepakat untuk keberangkatan Trans Jatim Koridor II tidak dari Terminal Tipe A Arjosari," jelasnya.

Dengan kesepakatan tersebut, Dishub Jatim akan melakukan penyesuaian terhadap rencana rute Trans Jatim Koridor II Malang Raya. Sebelumnya, bus tersebut direncanakan melintas dan berangkat dari Terminal Tipe A Arjosari Malang.

Citto menyebut titik keberangkatan Trans Jatim Koridor II di Kota Malang masih akan dibahas lebih lanjut. Selain itu, evaluasi juga dilakukan terhadap titik henti Trans Jatim Koridor I di wilayah Kota Malang.

"Akan dilaksanakan evaluasi titik henti Trans Jatim Koridor I di Kota Malang. Untuk pemberangkatan Trans Jatim Koridor II di Kota Malang akan dibahas lebih lanjut," katanya.

Trans Jatim Koridor II Malang Raya sendiri direncanakan segera dioperasikan pada bulan ini. Namun, penyesuaian titik keberangkatan dan rute menjadi bagian yang perlu diselesaikan sebelum layanan tersebut berjalan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

Bebas Bersarat Bechi Dicabut!08 Oct 2026, 17:28 WIB