Umat muslim pun mengaku senang atas adanya buka puasa bersama di dalam gereja tersebut. Salah satunya adalah Anggi. Ia merasakan hangatnya suasana dari sikap saling terbuka tanpa curiga antar umat beragama satu sama lain.
"Buka puasanya sih biasa saja. Tapi suasananya itu, loh. Hangat dan menyenangkan," tutur wanita 24 tahun itu.
Usai bersantap malam, mereka pun berkumpul kembali di halaman gereja. Acara peringatan satu tahun tragedi Bom Surabaya 13 Mei 2019 segera dimulai. Berbagai macam individu datang. Mereka berasal dari latar belakang dan agama yang berbeda, bersatu mengenang dan mengutuk kekejian terhadap kemanusiaan.