Surabaya, IDN Times - Kasus pelemparan bom molotov di sebuah rumah warga Pakis, Surabaya pada Jumat (21/6) lalu rupanya masih belum terungkap. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan atas pelemparan bom botol itu.
Bom Molotov Meledak di Rumah Warga, Polisi Sudah Periksa 8 Saksi

Take a Deeper Read
1. Kasusnya telah ditangani Polrestabes Surabaya
Saat ini kasus yang mulanya ditangani oleh Polsek Sawahan tersebut telah diambil alih oleh Polrestabes Surabaya. Hal ini mengingat perlunya penyelidikan lebih lanjut terhadap pembuat bom yang menggunakan botol sirup tersebut.
"Iya saat ini sedang ditangani Polrestabes Surabaya," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat dikonfirmasi IDN Times, Minggu (23/6).
2. Belum ada petunjuk pelaku
Hingga saat ini, Sudamiran mengaku pihaknya belum menemukan petunjuk siapa yang melemparkan bom ke atap rumah milik Bambang Puguh Mulyanto (65) tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Belum (Ada petunjuk). Masih penyelidikan," tuturnya.
3. Sudah periksa hingga delapan saksi
Untuk proses penyelidikan, lanjut Sudamiran, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Mereka merupakan warga yang ketika kejadian berlangsung sedang berada di sekitar tempat kejadian perkara.
"Kita sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi di sekitar TKP, 6 kalau gak 8," jelasnya.
4. Bom tiba-tiba meledak di plafon rumah
Peristiwa mengagetkan ini terjadi kala Bambang dan keluarganya tengah asyik menonton siaran televisi di ruang tamu, sekitar pukul 22.00 WIB. Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan ledakan beserta kobaran api di plafon rumah mereka. Beruntung, dengan sigap Bambang mengambil galon berisi air untuk memadamkan api sehingga tidak ada korban luka-luka.
"Kami sudah mengirimkan bukti pecahan yang diduga bom molotov ke labfor. Doakan segera terungkap," tutup Sudamiran.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Asyik Nonton TV, Warga Sawahan Diteror Bom Molotov22 Jun 2019, 12:14 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB