Malang, IDN Times - Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan mengunjungi Universitas Brawijaya (UB) pada Selasa (10/3/2026). Ia bertemu ratusan mahasiswa dari berbagai kampus untuk menyampaikan gagasan soal tata kota di Indonesia. Ia mengungkapkan jika ada berbagai problem mendesak di tiap kota di Indonesia.
Anies Sebut Transportasi Publik jadi Kebutuhan Mendesak di Tiap Kota

1. Anies mengatakan jika kebutuhan mendesak perkotaan di Indonesia adalah kendaraan umum yang terintegrasi
Anies berpendapat jika saat ini yang paling bisa dikerjakan secara konkret oleh setiap kota untuk pembangunan berkeadilan masyarakatnya adalah dengan membangun transportasi umum. Pembangunan transportasi umum yang terintegrasi harus dibangun secara cepat karena ini untuk memfasilitasi kebutuhan penduduknya.
"Urbanisasi berjalan masif sekarang, tidak bisa dihindarkan. Kita akan punya 3 per 4 lebih banyak penduduk di perkotaan. Kalau kita tidak segera menyelesaikan masalah mobilitas di perkotaan, maka kota-kota kita akan menjadi tempat polusi, terbuangnya waktu percuma, terbuangnya uang secara percuma," terangnya.
2. Setelah kendaraan umum, masalah air bersih dan sampah harus cepat diselesaikan
Setelah masalah kendaraan umum, menurut Anies ada 2 hal yang harus segera disediakan pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kota yang berkeadilan. Keduanya adalah ketersediaan air bersih dan pengelolaan sampah.
"Kemudian yang kedua, pengelola dan ketersediaan air bersih. Yang ketiga, pengelolaan sampah di wilayah perkotaan. Ketiga ini kalau dikerjakan dalam jangka pendek maka akan menjadi kota yang berkeadilan," ujarnya.
3. Anies ungkap masalah yang sering dihadapi orang-orang di perkotaan
Lebih lanjut, Anies juga berbicara soal problematika masyarakat perkotaan selama ia menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Menurutnya masyarakat perkotaan memiliki masalah soal biaya hidup, kesehatan, pendidikan, dan lapangan kerja.
"Selama ini kita mengirimkan banyak orang-orang terpelajar ke pelosok, ternyata masalah ketimpangan sangat jelas di Jakarta. Kalau kita mau melihat ekstremnya Indonesia ada di Jakarta, ekstrem paling kaya ada di Jakarta dan ekstrem paling miskin juga ada di Jakarta," paparnya.
Oleh karena itu, Anies mengungkapkan jika problem inilah yanh pertama kali ia kerjakan setelah dilantik sebagai Gubernur Jakarta. Karena semua ini krusial bagi kehidupan masyarakat di perkotaan.