Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Akses Jalan Trenggalek-Ponorogo Kini Dapat Dilewati Kendaraan
Akses jalan Trenggalek-Ponorogo sudah dapat dilewati kendaraan. IDN Times/BPBD Trenggalek
  • Ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16 yang sempat tertutup longsor kini dibuka kembali dengan sistem buka tutup dan uji coba sejak Jumat malam.
  • Pembukaan jalur dilakukan setelah penguatan bahu jalan menggunakan sheet pile baja serta pengerukan material longsor selesai lebih cepat dari perkiraan.
  • Petugas terus memantau kondisi di lokasi, sementara pengguna jalan diminta berhati-hati dan berharap hujan deras tidak terjadi selama masa percobaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Trenggalek,IDN Times - Sempat tertutup karena longsor, ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek kini telah kembali dibuka. Sejak kemarin malam diberlakukan uji coba di lokasi tersebut. Untuk sementara akses jalan akan digunakan dengan sistem buka tutup. Kendaraan akan melintas secara bergantian dari dua arah. Nantinya jika tidak ada kendala kendaraan dapat melintas secara bersamaan.

1. Uji coba pembukaan jalur dilakukan sejak semalam

Akses jalan Trenggalek-Ponorogo sudah dapat dilewati kendaraan. IDN Times/BPBD Trenggalek

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengatakan pembukaan jalur utama antarkabupaten dan antarprovinsi itu mulai berlaku sejak Jumat (6/3/2026) pukul 20.05 WIB. Selama masa percobaan tersebut petugas terus memantau perkembangan di lokasi tersebut. Kendaraan melintas secara bergantian dengan kecepatan rendah. "Sejak Jumat malam kita lakukan uji coba namun untuk sementara bergantian dari kedua arah," ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

2. Jalur dibuka setelah bahu jalan diperkuat

Bongkahan batu yang menutup akses jalan telah dievakuasi. IDN Times/istimewa

Menurutnya pengoperasian ruas arteri ini dilakukan setelah dua pekerjaan pemasangan sheet pile baja untuk penguatan bahu jalan dan pengerukan material longsor di balik dinding pengaman berhasil diselesaikan lebih cepat. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali telah memasang pengaman pada bahu jalan yang ambrol akibat material batu. "BBPJN memasang 14 sheet pile pada bahu jalan yang ambrol. Kemudian juga dilakukan pengerukan material longsor dengan alat berat long arm," terangnya.

3. Berharap hujan deras tidak terjadi selama masa percobaan

Proses evakuasi batu yang menutup akses jalan utama. IDN Times/istimewa

Proses pengerjaan tersebut lebih cepat dari prediksi sebelumnya yang membutuhkan dua hari. Meski demikian masyarakat pengguna jalan diminta untuk ekstra hati-hati saat melintasi lokasi longsor. Mereka juga berharap tidak terjadi hujan deras selama masa percobaan ini. "Semoga tidak terjadi hujan deras yang dapat memicu longsor susulan. Kami menyiapkan skenario penutupan jika terjadi hujan deras," pungkasnya.

Sebelumnya tanah longsor terjadi di KM 16 jalur utama Trenggalek-Ponorogo di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek pada Selasa (3/3/2026) petang. Akibatnya bongkahan batu berukuran besar menutup total badan jalan. Petugas membutuhkan waktu dua hari untuk mengevakuasi bongkahan batu tersebut. Setelah proses perbaikan akses jalur tersebut kini sudah dapat dilewati kendaraan.

Editorial Team