IDN Times/Beautiful Banyuwangi
Tahun ini wisata edukasi Agro Expo berada di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, yang berada dataran tinggi 500 mdpl. Berada di kaki Gunung Ijen, lahan Agro Expo ini mencapai 10,6 hektare. Tahun-tahun sebelumnya Agro Expo digelar di areal persawahan di pusat kota.
Dari lokasi tersebut, para pengunjung disuguhkan pemandangan Gunung Ijen dan Selat Bali dari ketinggian. Menambah keindahan kawasan Agro Expo yang menampilkan ratusan jenis tanaman pertanian yang ditata dengan cantik.
Dengan daya tarik tersebut, lanjut Anas, pemkab tengah mengkaji untuk melanjutkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata pertanian dan alam dengan konsep Nomadic Tourism.
Anas menjelaskan, Nomadic Tourism merupakan konsep baru yang dikenalkan Kementrian Pariwisata pada tahun 2018, yakni menyediakan fasilitas di kawasan destinasi wisata yang sulit terjangkau dengan konsep kontemporer, baik di segi amenitas maupun akses.
"Kami akan konsep menjadi nomadic tourism. Bisa jadi turis sewa tempat semacam camping ground semalam yang murah. Apalagi lokasinya yang berada di jalur Gunung Ijen. Misalnya wisatawan yang mau ke Ijen, bisa menginap di sini dengan tarif Rp50. 000, kemudian naik ke Ijen. Tinggal nanti ditambah fasilitas-fasilitas pendukung yang unik," jelas Anas.