Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jemaah haji kloter terakhir Embarkasi Surabaya. (Dok. PPIH Embarkasi Surabaya)
Jemaah haji kloter terakhir Embarkasi Surabaya. (Dok. PPIH Embarkasi Surabaya)

Surabaya, IDN Times - Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan sebanyak 36.815 jemaah pada musim haji 2025 dengan 97 kloter. Dari jumlah tersebut, 30 jemaah masih tertunda berangkat karena sakit. 

"Dari kuota 36.845, ada 30 jemaah yang belum berangkat karena sakit dan sebagainya," ujar Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Sugiyo. 

Sugiyo menjelaskan hingga Sabtu (31/5/2024), sebanyak 14 jemaah Embarkasi Surabaya wafat. Ada yang wafat di Indonesia, di pesawat dan ada juga yang di Tanah Suci. "Berdasarkan data yang diambil, ada empat jemaah wafat di RS Haji Surabaya, dua jemaah wafat di pesawat, dan dan jemaah wafat di Arab Saudi sehingga total adalah 14 orang yang wafat," terangnya.

Jemaah haji kloter terakhir telah berangkat pada Jumat (30/5/2025) malam. Sebanyak 332 jemaah berangkat melalui Bandara Internasional Juanda menuju ke Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Sugiyo menyebut, 332 jemaah haji kloter terakhir berasal dari 16 kabupaten/kota di Jawa Timur yaitu, Kabupaten Blitar, Kabupaten Banyuwangi , Kabupaten Bojonegoro , Kabupaten Bondowoso , Kabupaten Jember , Kabupaten Kediri, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Malang , Kabupaten Magetan , Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Tulungagung , Kota Malang, dan Kota Surabaya.

"Kloter pamungkas ini berjumlah 332 jemaah karena beberapa jemaah telah diberangkatkan lebih awal di kloter 68 dan 73," terang Sugiyo.

Kloter 97 terdiri dari jemaah haji dari semua syarikah yang ada yakni 8 macam. Kloter 97 telah terbang pada Sabtu (31/5/2025) pukul 02.10 WIB dengan pesawat Saudia Airlines. "Karena ini kloter terakhir, ada jemaah haji dari 8 syarikah yang diberangkatkan malam ini," terangnya.

 

Editorial Team