Dorlince melanjutkan, sebenarnya kondisi di dalam asrama tak setenang itu. Tidak ada makanan atau pun minuman tersisa di dalam. Mereka tidak mempersiapkan bekal untuk berjaga-jaga jikalau tertahan.
"Tidak ada (makanan dan minuman). Beberapa penghuni yg punya persedian galon di luar asrama," tuturnya.
Seingat Dorlince, terakhir kali mereka menyentuh makanan dan minuman pada pukul 11.00 WIB. Berarti sudah 12 jam mereka berdiam. Mereka mulai lapar dan haus. Usaha untuk membeli makanan dan minuman di luar asrama merupakan hal yang mustahil. Dorlince atau siapa pun tak mau jadi bulan-bulanan massa.
"Beberapa kawan ada mau ke sini bawah makan tapi di luar masih ada ormas," imbuhnya.