Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
1.000 Guru TK hingga TPQ Dapat Kacamata Gratis saat HUT Jatim
ilustrasi seseorang sedang memegang kacamata pintar (unsplash.com/Panos Sakalakis)
  • Sebanyak 1.000 guru TK, RA, dan TPQ di Jawa Timur akan menerima kacamata gratis dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim.

  • Penerima menjalani pemeriksaan mata terlebih dahulu di Islamic Center Surabaya untuk menentukan lensa yang sesuai dengan kebutuhan penglihatan masing-masing.

  • Kuota pendaftaran daring 3-5 Oktober 2026 telah terpenuhi, menandakan tingginya kebutuhan layanan kesehatan mata bagi para pendidik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
3–5 Oktober 2026

Pendaftaran daring untuk program pemeriksaan mata dan kacamata gratis dibuka. Kuota 1.000 guru telah terpenuhi.

8 Oktober 2026

BAZNAS Jatim menyatakan peserta akan menjalani pemeriksaan mata terlebih dahulu agar lensa kacamata sesuai kebutuhan.

11 Oktober 2026

Program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi 1.000 guru digelar di Gedung Islamic Center Surabaya במסגרת rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi 1.000 guru TK, RA, dan TPQ di Jawa Timur dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
  • Who?
    1.000 guru TK, Raudhatul Athfal, dan Taman Pendidikan Al-Qur'an menjadi peserta. BAZNAS Jawa Timur menjalankan program, dengan keterangan disampaikan Wakil Ketua II Afif Amrullah.
  • Where?
    Kegiatan digelar di Gedung Islamic Center Surabaya, Jawa Timur.
  • When?
    Pemeriksaan dan penyaluran program dijadwalkan berlangsung Minggu, 11 Oktober 2026. Pendaftaran daring dibuka pada 3-5 Oktober 2026 dan kuota telah terpenuhi.
  • Why?
    Program ditujukan memenuhi kebutuhan pemeriksaan kesehatan mata dan kacamata guru, serta memastikan lensa yang diterima sesuai kondisi penglihatan masing-masing peserta.
  • How?
    Peserta menjalani pemeriksaan mata terlebih dahulu. Hasil pemeriksaan menjadi dasar penentuan ukuran dan jenis lensa sebelum kacamata diberikan kepada setiap guru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Seribu guru TK, RA, dan TPQ di Jawa Timur akan dapat kacamata gratis. Mereka diperiksa matanya dulu supaya kacamatanya pas. Acara ini untuk ulang tahun Jawa Timur ke-81 di Surabaya. Tempat untuk 1.000 guru sudah penuh. BAZNAS Jatim membantu karena guru perlu melihat jelas saat mengajar anak-anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Program kacamata gratis bagi 1.000 guru di Jawa Timur menunjukkan perhatian yang terarah pada kebutuhan pendidik, dengan pemeriksaan mata sebagai dasar pemberian lensa yang sesuai. Antusiasme hingga kuota terpenuhi juga mencerminkan manfaat nyata layanan ini, sementara kolaborasi berbagai pihak membantu penyaluran zakat, infak, dan sedekah menjangkau penerima secara langsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Sebanyak 1.000 guru TK, Raudhatul Athfal (RA), dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Jawa Timur (Jatim) bakal mendapat kacamata gratis. Namun, para guru tidak langsung menerima kacamata karena terlebih dahulu menjalani pemeriksaan mata untuk memastikan ukuran lensa sesuai kebutuhan.

Program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis tersebut digelar dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim. Kegiatan berlangsung di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026).

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim, Afif Amrullah mengatakan, program ini menyasar para guru yang memiliki kebutuhan terhadap pemeriksaan kesehatan mata maupun kacamata. Nantinya, pemeriksaan terlebih dahulu menjadi bagian penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi penglihatan masing-masing penerima.

"Jadi bukan sekadar memberikan kacamata, tetapi kami ingin memastikan kacamata yang diterima para guru benar-benar sesuai dengan kebutuhan penglihatannya,"ujarnya, Kamis (8/10/2026).

Afif menjelaskan, seluruh peserta akan menjalani pemeriksaan mata sebelum mendapatkan kacamata. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi dasar penentuan lensa yang diberikan kepada masing-masing guru.

Saat ini, program kacamata gratis telah mendapat respons tinggi dari para guru. Kuota sebanyak 1.000 peserta yang dibuka melalui pendaftaran daring pada 3-5 Oktober 2026 telah terpenuhi. Afif mengatakan tingginya antusiasme menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan kesehatan mata masih cukup besar, termasuk di kalangan pendidik.

"Antusiasme guru cukup tinggi. Kuota 1.000 peserta sudah terpenuhi. Ini menunjukkan layanan pemeriksaan mata seperti ini memang dibutuhkan," katanya.

Menurut Afif, kesehatan mata menjadi bagian penting bagi guru dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Guru membutuhkan penglihatan yang baik untuk membaca bahan ajar, menyiapkan materi pembelajaran hingga mendampingi anak-anak selama proses belajar.

BAZNAS Jatim berupaya agar program pendistribusian bantuan tidak hanya bersifat pemberian barang, tetapi juga memperhatikan kebutuhan penerima manfaat.

Afif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

"Ini merupakan bentuk kolaborasi. Kami berharap sinergi seperti ini terus berjalan sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat semakin luas," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article