Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

1.000 Guru TK hingga TPQ Dapat Kacamata Gratis saat HUT Jatim

Kota Surabaya
2 min read
1.000 Guru TK hingga TPQ Dapat Kacamata Gratis saat HUT Jatim
ilustrasi seseorang sedang memegang kacamata pintar (unsplash.com/Panos Sakalakis)
  • Sebanyak 1.000 guru TK, RA, dan TPQ di Jawa Timur akan menerima kacamata gratis dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim.

  • Penerima menjalani pemeriksaan mata terlebih dahulu di Islamic Center Surabaya untuk menentukan lensa yang sesuai dengan kebutuhan penglihatan masing-masing.

  • Kuota pendaftaran daring 3-5 Oktober 2026 telah terpenuhi, menandakan tingginya kebutuhan layanan kesehatan mata bagi para pendidik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Sebanyak 1.000 guru TK, Raudhatul Athfal (RA), dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Jawa Timur (Jatim) bakal mendapat kacamata gratis. Namun, para guru tidak langsung menerima kacamata karena terlebih dahulu menjalani pemeriksaan mata untuk memastikan ukuran lensa sesuai kebutuhan.

Program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis tersebut digelar dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim. Kegiatan berlangsung di Gedung Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026).

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Jatim, Afif Amrullah mengatakan, program ini menyasar para guru yang memiliki kebutuhan terhadap pemeriksaan kesehatan mata maupun kacamata. Nantinya, pemeriksaan terlebih dahulu menjadi bagian penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi penglihatan masing-masing penerima.

"Jadi bukan sekadar memberikan kacamata, tetapi kami ingin memastikan kacamata yang diterima para guru benar-benar sesuai dengan kebutuhan penglihatannya,"ujarnya, Kamis (8/10/2026).

Afif menjelaskan, seluruh peserta akan menjalani pemeriksaan mata sebelum mendapatkan kacamata. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi dasar penentuan lensa yang diberikan kepada masing-masing guru.

Saat ini, program kacamata gratis telah mendapat respons tinggi dari para guru. Kuota sebanyak 1.000 peserta yang dibuka melalui pendaftaran daring pada 3-5 Oktober 2026 telah terpenuhi. Afif mengatakan tingginya antusiasme menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan kesehatan mata masih cukup besar, termasuk di kalangan pendidik.

"Antusiasme guru cukup tinggi. Kuota 1.000 peserta sudah terpenuhi. Ini menunjukkan layanan pemeriksaan mata seperti ini memang dibutuhkan," katanya.

Menurut Afif, kesehatan mata menjadi bagian penting bagi guru dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Guru membutuhkan penglihatan yang baik untuk membaca bahan ajar, menyiapkan materi pembelajaran hingga mendampingi anak-anak selama proses belajar.

BAZNAS Jatim berupaya agar program pendistribusian bantuan tidak hanya bersifat pemberian barang, tetapi juga memperhatikan kebutuhan penerima manfaat.

Afif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

"Ini merupakan bentuk kolaborasi. Kami berharap sinergi seperti ini terus berjalan sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat semakin luas," pungkasnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More