Manajemen Telkomsel Surabaya Bantah Kabar Karyawan Positif Corona

Kabar ini beredar di Whatsapp grup

Surabaya, IDN Times - Sebuah pesan beredar menginformasikan adanya seorang pegawai Telkomsel di Surabaya terinfeksi virus corona. Pesan itu disertai sebuah surat yang berisikan informasi pengosongan gedung akibat adanya karyawan terjangkit virus corona.

"Dengan ditemukannya karyawan mitra Telkomsel yang suspected terjangkit Covid-19 di Gedung Telkom Landmark Tower (TLT) Surabaya, maka sebagai upaya pencegahan, Manajemen akan melakukan langkah-langkah berikut," demikian tertulis di pesan tersebut.

Akan tetapi, pihak Telkomsel membantah adanya karyawan yang menjadi suspect atau pasien dalam pengawasan (PDP). Pengosongan itu dilakukan atas instruksi kantor pusat Telkomsel.

1. Pengosongan gedung hanya karena instruksi pusat

Manajemen Telkomsel Surabaya Bantah Kabar Karyawan Positif CoronaIlustrasi virus corona. (IDN Times/Arief Rahmat)

Manager Corporate Communications Telkomsel Jawa Bali Erwien Kusumawan menjelaskan, pengosongan memang terjadi di Gedung Telkom Landmark Tower (TLT) Surabaya Jalan Ir. Soekarno Hatta No. 175, Surabaya. Tapi hal tersebut semata-mata atas instruksi kantor pusat dan Kementerian BUMN.

"Kami melakukan hal yang sama, yaitu disinfektasi seluruh lantai dikantor telkomsel di TLT Surabaya sebagai tindakan preventif pencegahan virus corona," ujar Erwien saat dihubungi IDN Times, Selasa (17/3).

2. Karyawan juga diminta work from home

Manajemen Telkomsel Surabaya Bantah Kabar Karyawan Positif Corona(Ilustrasi virus corona) IDN Times/Arief Rahmat

Selain itu, para karyawan juga diterapkan sistem work from home atau bekerja dari rumah. Erwien mengatakan hal ini juga didasari rekomendasi pemerintah pusat untuk melakukan social discanting, bukan berarti karena ada karyawan yang positif virus corona.

"Libur dua minggu itu juga karena arahan dari pemerintah pusat," tuturnya.

Baca Juga: Virus Corona Bencana Nasional, Bukan Darurat Nasional

3. Disebut anak korban meninggal virus corona

Manajemen Telkomsel Surabaya Bantah Kabar Karyawan Positif CoronaIDN Times/Arief Rahmat

Sementara informasi lain menyebutkan bahwa karyawan yang disebut suspect tersebut merupakan anak dari pasien meninggal akibat virus corona di Cianjur. Hingga saat ini, Erwien belum memastikan kebenaran kabar tersebut.

"Untuk informasi resminya saya belum tahu. Hingga saat ini informasinya belum ada yang memeriksakan diri (tes virus corona). Tapi kalau diperlukan kami akan lakukan tes," pungkas Erwien.

Baca Juga: Siaga Corona, Risma Datangi Lembaga Penelitian Corona di Unair

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya