Comscore Tracker

Pemkot Izinkan Wisuda Tatap Muka, UB Tak Mau Ambil Risiko

Di UB sekali wisuda ada 1000 mahasiswa

Malang, IDN Times - Pemerintah Kota Malang mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang diizinkannya wisuda secara langsung atau luar jaringan (luring). Dalam surat bernomor 13 tahun 2021 itu, Pemkot Malang mengizinkan wisuda boleh dilakukan secara langsung dengan pembatasan maksimal 200 orang dalam sekali kegiatan.

Meski begitu, tidak semua kampus langsung meresponsnya dengan menggelar wisuda luring. Salah satunya adalah Universitas Brawijaya, mereka memilih tetap melakukan wisuda daring. 

1. UB putuskan tetap wisuda daring

Pemkot Izinkan Wisuda Tatap Muka, UB Tak Mau Ambil RisikoInstagram.com/univ.brawijaya

Kepala Bagian Akademik Universitas Brawijaya, Hery Prawoto menjelaskan bahwa kampus memutuskan hingga periode April akan tetap dilakukan secara daring. Salah satu alasannya adalah persiapan protokol kesehatan harus dilakukan jauh-jauh hari.

"Bukan berarti kami tidak mau menjalankan arahan wali kota. Tetapi pimpinan memang masih ingin menjaga agar semuanya clear dulu. Sebab, proses vaksinasi juga baru jalan pekan depan," terangnya Rabu (24/3/2021). 

Baca Juga: Satu Mahasiswa Positif Corona, Begini Langkah Universitas Brawijaya

2. Secara teknis siap wisuda luring

Pemkot Izinkan Wisuda Tatap Muka, UB Tak Mau Ambil RisikoUniversitas Brawijaya memperoleh dana besar dari pengajuan 71 penelitian. Dok/Humas UB

Selain protokol kesehatan yang menjadi hal wajib, faktor teknis lain seperti kesiapan ruangan serta memastikan calon wisudawan dalam kondisi sehat juga memakan waktu yang tidak sebentar. Belum lagi dalam sekali wisuda hanya dibatasi maksimal 200 wisudawan. 

"Kalau misalnya dalam satu periode ada 1000 wisudawan, maka kami harus menggelar berapa kali wisuda. Belum lagi risikonya ketika bertemu langsung setiap kali proses wisuda. Jadi kami masih menghindari risiko tersebut," tambahnya. Meski tak bisa melaksanakan secara tatap muka, Hery menyebut para mahasiswa tetap bisa menerima dengan baik.

3. Tunggu hingga setelah lebaran

Pemkot Izinkan Wisuda Tatap Muka, UB Tak Mau Ambil RisikoUniversitas Brawijaya tetap produkrif selama masa pandemik COVID-19. Dok/Humas UB

Sementara itu, Dirut RSUB, Dr Sri Andarini juga menyarankan agar sementara waktu wisuda masih dilakukan secara daring. Apalagi, penambahan kasus COVID-19 di Kota Malang belum sepenuhnya stabil. Fluktuasi penambahan kasus masih terjadi dan cukup berisiko.

"Saya juga sudah sampaikan ke pak rektor kalau bulan-bulan ini jangan dulu. Mungkin kalau sehabis lebaran akan coba dievaluasi lagi seperti apa kondisinya," tandasnya. 

Baca Juga: UGM dan Brawijaya Jadi Universitas Paling Favorit Peserta SBMPTN 2020

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Alfi Ramadana di IDN Times Community dengan judul Pemkot Izinkan Wisuda Luring, UB: Kami Sementara Tetap Daring   

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya