Comscore Tracker

Jelang Tahun Baru Imlek, Umat Tionghoa di Kediri Bersihkan Patung Dewa

Rutin dibersihkan setiap tahun

Kediri, IDN Times - Umat Tionghoa di Kediri bergotong royong membersihkan patung dewa yang di Kelenteng Tjoe Hwie Kiong, Jumat (5/2/2021). Kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

1. Dilakukan 6 hari sebelum Imlek

Jelang Tahun Baru Imlek, Umat Tionghoa di Kediri Bersihkan Patung DewaUmat membersihkan patung dewa di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri, IDN Times/ istimewa

Humas Kelengteng Tjoe Hwie Kiong, Halim Prayogo menjelaskan, tradisi ini dilakukan serentak di semua kelenteng enam hari sebelum perayaan Tahun Baru Imlek. Enam hari menjelang Imlek merupakan saat para dewa naik ke surga lapisan tertinggi untuk menghadap Tuhan.

“Tradisi memandikan patung dan sarana ibadah ini dilakukan satu tahun sekali, secara bersama. Sejumlah pengurus secara sukarela bergotong royong, menata, dan menyucikan tempat ibadah. Sehingga, dapat memberikan kenyamanan bagi umat Tionghoa dalam bersembahyang,” jelas Halim.

2. Bentuk penghormatan ke semua dewa

Jelang Tahun Baru Imlek, Umat Tionghoa di Kediri Bersihkan Patung DewaUmat membersihkan patung dewa di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri, IDN Times/ istimewa

Sebelum membersihkan patung dewa, pengurus yang ditunjuk terlebih dahulu sembahyang dan berdoa sebagai wujud untuk menyucikan diri. Total terdapat 115 patung dewa yang berada di kelenteng tersebut. Dewa terbesar adalah Dewa Mak Co.

"Ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada semua dewa atas segala limpahan berkah yang diberikan selama ini," imbuhnya.

Baca Juga: Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban Dibuka Lagi, Akhiri Konflik Kepengurusan

3. Hindari kerumunan, tiadakan pertunjukan barongsai

Jelang Tahun Baru Imlek, Umat Tionghoa di Kediri Bersihkan Patung DewaUmat membersihkan patung dewa di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri, IDN Times/ istimewa

Untuk perayaan Tahun Baru Imlek 2021, pengelola kelenteng memutuskan untuk meniadakan pertunjukan barongsai. Mereka tidak ingin menciptakan kerumunan di tengah pandemik COVID-19. Penerapan protokol kesehatan yang ketat juga diberlakukan selama prosesi sembahayang berlangsung.

"Untuk pertunjukan barongsai kami tiadakan untuk menghindari kerumunan," tegas Halim.

Baca Juga: Festival Imlek Banyuwangi Sajikan Perpaduan Budaya Tionghoa dan Using

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Bramanta Pamungkas di IDN Times Community dengan judul Sambut Imlek, 115 Patung Dewa di Kelenteng Kediri Dibersihkan

Topic:

  • Dida Tenola
  • Antonius Putu Satria

Berita Terkini Lainnya