Hasil Ijtima Ulama Jatim: Paylater Haram
_600x400.jpg)
Surabaya, IDN Times - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) melakukan ijtima ulama. Sejumlah poin dibahas dalam ijtima ini, termasuk metode pembayaran yang menawarkan angsuran tanpa perlu menggunakan kartu kredit untuk berbelanja di e-commerce alias paylater. Hasil pembahasan menyatakan kalau paylater haram.
1. Secara fiqih tidak dibenarkan

Ketua Fatwa MUI Jatim, KH Ma'ruf Khozin menjelaskan soal pengharaman paylater. Menurutnya, paylater mirip dengan mengutang di leasing. Hanya saja, umumnya paylater langsung mencantumkan bunga sekitar 2 persen dan denda sekitar 1 persen kalau ada keterlambatan pembayaran.
"Kalau seperti itu secara fiqih tidak dibenarkan," ujarnya kepada IDN Times, Kamis (28/7/2022).
2. Paylater dianggap berbeda dengan kredit
.jpg)
Namun, Kiai Ma'ruf memberikan pengecualian kepada beberapa layanan paylater. Layanan yang menurutnya diperbolehkan adalah yang masa bayarnya kurang dari satu bulan dan tak kena bunga. "Intinya, pinjam uang dengan nominal pembayaran yang lebih itu tidak boleh. Kalau kredit boleh, karena memang sudah dijelaskan di awal itu boleh. Ini kan faktornya beda antara paylater dengan sistem kredit," dia menjelaskan.
Menurutnya, paylater mengandung unsur ziyadah atau tambahan yang disyaratkan di muka oleh pihak penerbit paylater kepada konsumen. Sedangkan kredit harus memenuhi kesepakatan terlebih dahulu antara penjual dan pembeli untuk nominalnya kemudian baru dilakukan akad.
Baca Juga: 38 Persen Konsumen E-Commerce Gunakan Paylater dalam Setahun Terakhir
3. Paylater sama bahayanya dengan pinjaman online
.jpg)
Melalui pertimbangan itulah, kata Kiai Ma'ruf, paylater haram. "Nggeh (haram)," kata dia. "Para kiai memutuskan (paylater) tergolong sesuatu yang tidak diperbolehkan. Apalagi, di paylater itu akan ada debt collector, kemudian akan ada yang mengumumkan," dia menambahkan.
"Ini akan sama dengan pinjaman online yang kemudian bahaya di bagian belakangnya," pungkas Kiai Ma'ruf.
Baca Juga: Besaran Bunga Shopee Paylater dan Cara menghitungnya
Topic:
Berita Terkini Lainnya
TRENDING
- 4 Pemain Top Arema FC yang Sudah Teken Kontrak dengan Klub Lain
- Arema FC akan Datangkan Dua Pemain Timnas U-20
- Pembunuhan di Blimbing Malang, Korban Kerap Diteror
- Densus 88 Geledah Rumah di Banyuwangi, Seorang Pria Diciduk
- Tak Terima Diadang, Pesilat di Tulungagung Lakukan Penganiayaan
- Lagi, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Surabaya
- Potret Perayaan Waisak di Vihara Terbesar Surabaya
- 5 Rumah Makan Padang Termurah di Banyuwangi, Bikin Kenyang!
- Kisah dari Tepi Rel Kereta, Perjuangan Mendapatkan Sanitasi Layak
- Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Banyuwangi Juga Pengacara