TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kekeringan di Ngawi Meluas, BPBD Kewalahan Droping Air Bersih

Sumur warga mengering

IDN Times/ Riyanto

Ngawi, IDN Times - Kekeringan di Kabupaten Ngawi meluas. Bila sebelumnya terjadi pada beberapa desa di Kecamatan Bringin kali ini terjadi pada Kecamatan Kota. Lebih dari 200 KK pada Desa Kerek Kecamatan/ Kabupaten Ngawi kekurangan air bersih, sumur sumur mereka mengering.

1. Sumur warga mengering

Warga mendaki bukit untuk dapat air bersih. IDN Times/ Riyanto

Sebelumnya, warga desa Kenongorejo Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi Jawa Timur, setiap harus harus berjalan kaki sejauh dua kilometer menyusuri bukit hanya untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan memasak dan minum.

Kemudian lebih dari 200 KK di desa Kerek Kecamatan/ Kabupaten Ngawi juga alami krisis air bersih. Selama dua bulan terakhir sumur dan mata air di desa ini mendadak kering akibat kemarau.

Namun nasib mereka lebih beruntung dibandingkan dengan warga Kenongorejo Kecamatan Bringin pasalnya masih ada bantuan droping air bersih dari pemerintah setiap tiga hari sekali.

2. Ada droping air bersih setiap 3 hari sekali

IDN Times/ Riyanto

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi mencuci dan masak mereka warga terpaksa menggantungkan bantuan air bersih dari BPBD setempat yang datang setiap tiga hari sekali.

"Ya kalau musim kemarau ya beginilah langka air. Sumber sumber mati, bila tidak ada droping kita nyari air bersih hingga desa sebelah," kata warga bernama Dwi Astari.

Warga yang di dominasi oleh para ibu-ibu tahu betul kapan jadwal droping air tiba. Begitu mobil tanki BPBD datang langsung diserbu sambil membawa jurigen galon ember dan sebagainya.

Warga mengaku droping air setiap 3 hari sekali oleh BPBD sangat kurang untuk kebutuhan mereka. Masyarakat berharap bantuan air bisa datang setiap hari.

Baca Juga: Petani di Ngawi Tewas Kesetrum saat Semprot Padi

Berita Terkini Lainnya