Intensitas hujan yang tinggi dan disertai angin kencang terjadi pada beberapa wilayah di Jawa Timur. Bahkan, beberapa daerah disapu angin puting beliung. Meski tak menimbulkan korban jiwa, angin puting beliung menimbulkan kerugian material bagi para korban. Berikut adalah 4 kejadian puting beliung yang terjadi di Jatim dalam sebulan terakhir.
Selama Oktober, Ada 4 Daerah di Jatim Tersapu Puting Beliung

1.Puting Beliung Sidoarjo (23/10/2022)
Angin puting beliung menerjang 4 desa di Kabupaten Sidoarjo pada Minggu (23/10/2022) lalu. Empat desa yang terdampak di antaranya adalah Desa Sidokepung, Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, dan Desa Jati, Desa Jumput, Kecamatan Sidoarjo.
Bencana ini menyebabkan berbagai kerugian harta benda dan cedera pada warga. Sebanyak 294 KK mengalami kerusakan rumah, bahkan 4 KK diantaranya terpaksa harus mengungsi. Selain itu, empat korban dilaporkan mengalami luka-luka.
2.Puting Beliung Pasuruan (25/10/2022)
Angin puting beliung juga mengakibatkan tumbangnya pohon-pohon di Pasuruan, pada Selasa siang (25/10/2022). Bencana ini menerjang 2 kecamatan di Kabupatane Pasuruan, tepatnya Kecamatan Wonorejo dan Kecamatan Sukorejo.
Dilansir website resmi pasuruankab.go.id, sejumlah 104 rumah warga mengalami kerusakan. Diketahui 13 rumah di antaranya mengalami kerusakan berat, seperti genteng dan plafon yang ambrol, hingga tembok rumah yang jebol. Sedangkan sisanya mengalami kerusakan ringan. Beruntung, tak ada korban jiwa dari peristiwa ini.
3.Puting Beliung Banyuwangi (25/10/2022)
Pada hari yang sama, angin puting beliung juga menerjang Dusun Wonosuko, Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Peristiwa yang terjadi pada pukul 17.00 WIB ini, mengakibatkan 4 rumah warga mengalami kerusakan, tepatnya pada bagian atapnya yang terbang terbawa angin, serta sebagian tertimpa pohon roboh.
4.Puting Beliung Sumenep (10/10/2022)
Sebelum itu, angin puting beliung juga sempat menerjang Kabupaten Sumenep, Madura pada Senin (10/10/2022) yang lalu. Peristiwa yang terjadi di Desa Karanganyar Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep ini mengakibatkan kerusakan bangunan fasilitas masyarakat, mulai dari Poskamling, masjid dan musala.
Selain itu, puting beliung juga menyebabkan 14 rumah warga mengalami kerusakan ringan, hingga berat. Perisitiwa ini membuat warga lebih waspada, terlebih wilayah ini sudah menjadi langganan bencana puting beliung ketika musim penghujan tiba.
Kini pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama warga terdampak tengah berusaha melakukan kerja bakti untuk membersihkan material sisa hantaman puting beliung. Warga diminta tetap waspada terhadap segala bencana, di tengah cuaca yang ekstrem ini!