Surabaya, IDN Times - Libur panjang Isra Miraj dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang, baik keberangkatan maupun kedatangan, dibandingkan hari normal.
Berdasarkan data hingga Sabtu (17/1/2026) pukul 12.00 WIB, total 23.882 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya. Jumlah tersebut terdiri dari 11.327 penumpang berangkat dan 12.555 penumpang datang di berbagai stasiun.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan angka tersebut masih berpotensi bertambah hingga malam hari seiring jadwal perjalanan kereta yang masih berlangsung. “Volume penumpang selama libur Isra Mikraj mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa dan diperkirakan terus bertambah,” ujar Mahendro.
Lonjakan penumpang tertinggi tercatat terjadi pada Jumat (16/1/2026). Pada hari tersebut, KAI Daop 8 Surabaya melayani total 39.038 penumpang, dengan rincian 19.243 penumpang berangkat dan 19.795 penumpang datang.
Mahendro menyebut, sejumlah relasi jarak jauh menjadi favorit masyarakat selama libur panjang, di antaranya Surabaya–Jakarta, Surabaya–Yogyakarta, Surabaya–Bandung, serta berbagai tujuan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. “Kereta api tetap menjadi pilihan favorit karena aman, nyaman, tepat waktu, serta bebas dari kemacetan. Kemudahan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI juga turut mendorong tingginya minat masyarakat,” jelasnya.
KAI Daop 8 Surabaya memastikan komitmennya untuk memberikan pelayanan optimal selama masa libur, termasuk pengaturan operasional, kenyamanan penumpang, serta keamanan di stasiun dan selama perjalanan. “Kami terus berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, aman, dan ramah bagi masyarakat, khususnya pada momentum libur panjang seperti Isra Mikraj,” tambah Mahendro.
KAI juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, mematuhi ketentuan perjalanan, serta menjaga barang bawaan. Informasi perjalanan diminta untuk selalu dipantau melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi PT KAI.
