Banyuwangi, IDN Times - Orang bijak dalam adat Jawa menyebut, menikahlah karena butuh bukan lantaran ingin. Dalam sebuah kepercayaan Jawa di beberapa desa di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menikah bukan soal urusan cinta semata. Ada sebuah semacam tradisi yang mengakar bagi masyarakat Jawa khususnya, tentang pantangan memilih calon jodohnya.
Salah satu pantangan yang paling populer diketahui adalah perbedaan mata angin atau arah rumah. Dalam istilah setempat disebut ngetan-ngulon. Secara harfiah, arah yang dilarang adalah pertemuan sudut Tenggara dan Barat Laut.