Kegiatan tadarus Al-Qur'an di Lapas Perempuan Kelas II A Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Malang, Yunengsih mengatakan jika tadarus Alquran memang sudah menjadi kegiatan rutin selama bulam ramadhan. Ia mengatakan jika tahun ini ada 80 warga binaan yang mengikuti program ini. Menurutnya, setiap tahun jumlah warga binaan yang mengikuti program ini terus bertambah.
Yunengsih mengatakan jika program ini membuat warga binaan di Lapas Perempuan Kelas II A Malang kembali mengingat agama. Terlihat jelas saat mereka melaksanakan tadarus Alquran hari ini, tampak sebagai besar dari mereka membaca sambil meneteskan air mata.
"Tadarus Alquran ini sebenarnya sama seperti momen ramadhan sebelumnya. Bedanya warga binaan yang ikut tahun ini jadi lebih banyak. Selain karena kesadaran, ini disebabkan jumlah warga binaan di Lapas Perempuan Malang juga semakin banyak," terangnya saat dikonfirmasi pada Jumat (22/3/2024).