Malang, IDN Times - Menjelang bulan Ramadan 1444 Hijriah, warga di sekitar Wisata Religi Makam Ki Ageng Gribig, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang tampak sibuk membuat kue apem. Kue-kue apem tersebut lalu dibagi-bagi kepada warga sekitar, pejalan kaki, hingga peziarah di makam tersebut.
Ternyata itu adalah Tradisi Punggahan Poso yang sudah jadi rutinitas warga di sana setiap menjelang ramadan. Warga juga membagi tugas dalam kegiatan ini, ibu-ibu yang bertugas memasak kue apem yang terbuat dari tepung beras, tape, dan telur. Sementara bapak-bapak membersihkan area makam hingga membantu menata nasi dan lauk untuk acara tahlilan.
Wisata Religi Makam Ki Ageng Gribig memang cukup sakral, di sana terdapat makam Bupati Malang pertama yaitu Raden Tumenggung Notodiningrat I atau Raden Pandji Welaskorokusumo I. Kemudian nama Ki Ageng Gribig sendiri diambil dari salah satu makam yang disebut sebagai penyebar agama Islam dari Kerajaan Mataram Islam dengan nama yang sama. Sehingga setiap harinya selalu ada peziarah yang datang untuk nyekar.