Stroke and Rehabilitotion center National Hospital Surabaya. (IDN Times/Khusnul Hasana).
Kepala Departemen rehabilitasi medik NH, Dokter Stefanie Sp.KFR terdapat tiga jenis alat yang digunakan untuk terapi pasien stroke. Tiga alat itu memiliki fungsi yang berbeda-beda.
“Pertama alat untuk menstimulasi otot yang lemah karena stroke atau penyakit lainnya yang bisa menganggu fungsi jalan,” ujar Stefanie.
Kemudian, ketika kekuatan otot sudah cukup baik, pasien akan menggunakan robot yang kedua yakni Lokomat Harnest. Pada alat itu, pasien dimasukan ke kerangka robot untuk menstimulasi kakinya berjalan.
“Robot kedua ini pasien akan dibantu untuk menurunkan berat badan (BB), supaya kakinya bisa menopang tubuhnya,” jelas dia.
Sementara robot ketiga, akan digunakan jika pasien sudah menggunakan robot pertama dan kedua. Robot tersebut membantu pasien berjalan hingga dua ribu langkah.