Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

7 Kebiasaan yang Mengakibatkan Kulit Berjerawat

Ilustrasi munculnya jerawat. Pixabay/AlexanderGrey
Ilustrasi munculnya jerawat. Pixabay/AlexanderGrey

Kulit berjerawat sering kali menjadi masalah yang mengganggu bagi banyak orang, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Jerawat bisa muncul karena berbagai faktor, termasuk kebiasaan sehari-hari yang sering kita lakukan tanpa disadari. Jerawat muncul ketika pori-pori atau folikel rambut tersumbat oleh kotoran, minyak (sebum), atau sel-sel kulit mati. Ketika sumbatan ini terinfeksi oleh bakteri, akan terjadi peradangan yang menyebabkan jerawat.

Untuk menjaga kulit tetap bersih, sehat, dan bebas jerawat, penting untuk mengidentifikasi dan menghindari beberapa kebiasaan berikut ini:

1. Tidak membersihkan wajah secara teratur

Ilustrasi kulit berjerawat. Pixabay/mdnirob121
Ilustrasi kulit berjerawat. Pixabay/mdnirob121

Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah tidak membersihkan wajah secara teratur. Setelah seharian beraktivitas, kulit wajah dapat terpapar oleh debu, kotoran, dan polusi udara yang dapat menyumbat pori-pori. Seperti yang dilansir dari WebMD, jika tidak dibersihkan dengan baik, ini dapat menyebabkan penumpukan minyak dan kotoran di kulit yang akhirnya dapat memicu jerawat. Disarankan untuk membersihkan wajah minimal dua kali sehari, pagi dan malam, menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit kamu.

 

2. Kurang minum air putih

Ilustrasi wanita minum air. Pixabay/silviarita
Ilustrasi wanita minum air. Pixabay/silviarita

Air adalah elemen penting dalam menjaga kesehatan kulit. Kurangnya konsumsi air putih dapat membuat kulit kekurangan kelembapan dan mengurangi kemampuannya untuk mengeluarkan toksin dari dalam tubuh. Toksin yang tidak terbuang dengan baik dapat memicu peradangan di kulit yang berujung pada timbulnya jerawat. Pastikan untuk minum setidaknya 8 gelas air putih setiap hari untuk menjaga kulit tetap hidrasi dengan baik.

3. Menggunakan produk skincare yang tidak cocok

Ilustrasi pengunaan perawatan kulit. Pixabay/Tumisu
Ilustrasi pengunaan perawatan kulit. Pixabay/Tumisu

Dilansir dari Healthline, setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda, dan penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok dapat menyebabkan reaksi negatif, termasuk iritasi dan munculnya jerawat. Penting untuk memilih produk perawatan kulit yang sesuai dengan kondisi kulit kamu, baik itu berjenis normal, berminyak, kering, atau sensitif. Konsultasikan dengan ahli kecantikan atau dermatologis jika kamu tidak yakin tentang jenis produk yang tepat untuk digunakan.

4. Pemakaian kosmetik berlebihan

Ilustrasi penggunaan makeup. Pixabay/erikac1507
Ilustrasi penggunaan makeup. Pixabay/erikac1507

Dilansir dari Jurnal Keperawatan Abdurrab, kosmetik adalah bagian dari rutinitas kecantikan bagi banyak orang, namun penggunaan kosmetik dalam jumlah berlebihan atau tidak membersihkan kosmetik dengan benar dapat menyebabkan masalah kulit, termasuk jerawat. Kosmetik dapat menyumbat pori-pori kulit, mengganggu sirkulasi udara di kulit, dan bahkan mengandung bahan-bahan tertentu yang mungkin tidak cocok dengan kulit kamu. Pastikan untuk membersihkan kosmetik secara menyeluruh setelah beraktivitas seharian dan berikan kulit istirahat dari kosmetik sesekali.

5. Sering memegang wajah

Ilustrasi memegang jerawat di wajah. Pixabay/Kjerstin_Michaela
Ilustrasi memegang jerawat di wajah. Pixabay/Kjerstin_Michaela

Sementara, Jurnal Akta Trimedika menyatakan bahwa kebiasaan memegang wajah secara berlebihan atau tanpa disadari dapat menyebabkan penyebaran bakteri dari tangan ke wajah. Tangan kita sering kali terpapar oleh berbagai kuman dan kotoran sepanjang hari, dan menyentuh wajah tanpa mencuci tangan terlebih dahulu dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat. Cobalah untuk lebih disiplin dalam tidak menyentuh wajah secara berlebihan, terutama jika tangan belum dibersihkan.

6. Tidak mengganti sarung bantal secara berkala

Ilustrasi tidur di bantal. Pixabay/Engin_Akyurt
Ilustrasi tidur di bantal. Pixabay/Engin_Akyurt

Sarung bantal yang tidak diganti secara rutin juga dapat menumpuk kotoran, minyak, dan bakteri dari kulit dan rambut kita. Ketika kita tidur, kotoran ini dapat berpindah kembali ke wajah kita, menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Disarankan untuk mengganti sarung bantal secara berkala, setidaknya seminggu sekali, dan cuci sarung bantal dengan air panas untuk membunuh bakteri.

7. Stres yang berlebihan

Ilustrasi seseorang sedang stress. Pixabay/silviarita
Ilustrasi seseorang sedang stress. Pixabay/silviarita

Stres dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan kulit. Ketika stres, tubuh kita melepaskan hormon stres seperti kortisol yang dapat meningkatkan produksi minyak berlebih di kulit. Seperti yang dilansir dari Healthline, minyak berlebih ini kemudian dapat menyumbat pori-pori dan memicu peradangan, yang merupakan pemicu utama jerawat. Cari cara untuk mengelola stres secara efektif, seperti dengan berolahraga, meditasi, atau melakukan aktivitas yang menenangkan pikiran.

 

Dengan mengenali dan menghindari kebiasaan-kebiasaan ini, kamu dapat membantu menjaga kulit tetap bersih, sehat, dan bebas dari jerawat. Selain mengikuti tips di atas, konsultasikan juga dengan ahli kecantikan atau dermatologis jika kamu mengalami masalah jerawat yang berkepanjangan atau parah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us