Surabaya, IDN Times - Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengagas alat pendeteksi alkohol pada parfum. Alat ini berguna untuk mendeteksi keamanan parfum bagi pengguna berkulit sensitif. Kandungan alkohol pada parfum diindikasi dapat menyebabkan gejala alergi.
Ketiganya ialah, mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri angkatan 2017, Linaniyyatul Masruroh; mahasiswa Departemen Teknik Kimia, Ardin Lirnawati serta mahasiswa Departemen Teknik Elektro Otomasi 2018, Dzulfikar Ats Tsauri.
“Alat bernama Peudecskin ini dapat memberikan informasi apakah parfum aman atau tidak digunakan oleh penderita kulit sensitif,” ujar ketua tim, Linaniyyatul Masruroh, Kamis (23/9/2021).