Bubur atau jenang sengkolo merupakan salah satu makanan khas Jawa Timur yang kerap ada di berbagai acara seperti pernikahan, musim panen, tasyakuran dan sebagainya. Nah, jenang sengkolo sendiri memiliki makna filosofis yang sangat mendalam bagi masyarakat Jawa Timur, lho.
Dalam primbon Jawa, sengkolo sendiri memiliki makna yang merujuk pada hal-hal yang buruk seperti kemalangan dan kesialan. Adanya bubur sengkolo sendiri yakni sebagai simbol untuk tolak balak atau menghindarkan dari masalah buruk tersebut.
Selain karena makna filosofisnya, bubur sengkolo sendiri memiliki rasa yang nikmat perpaduan antara manis dan gurih sehingga cocok untuk dijadikan sebagai hidangan keluarga. Jadi buat kamu yang ingin membuatnya, berikut ini resep bubur sengkolo khas Jatim.