Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

10 Jajanan Tradisional Khas Lebaran di Jawa Timur, Bikin Kangen! 

Ilustrasi jajanan khas lebaran (freepik.com/@azerbaijan_stockers)
Ilustrasi jajanan khas lebaran (freepik.com/@azerbaijan_stockers)

Lebaran di Jawa Timur tidak hanya dirayakan dengan ketupat dan opor ayam, tetapi juga dengan aneka jajanan tradisional yang selalu hadir di meja tamu. Jajanan ini tidak hanya jadi pelengkap suasana, tetapi juga bagian dari warisan budaya keluarga yang terus dijaga turun-menurun.

Mulai dari yang manis sampai gurih, semua jajanan tradisional khas lebaran ini memiliki cita rasa yang pasti akan selalu dirindukan tiap hari raya tiba. Dalam rangka menyambut lebaran, yuk siapin 10 jajanan tradisional khas lebaran di Jawa Timur ini yang selalu bikin kangen.

1. Madumongso

Ilustrasi madumongso (pinterest.com/@IreneWibi)
Ilustrasi madumongso (pinterest.com/@IreneWibi)

Madumongso adalah jajanan tradisional khas lebaran yang terbuat dari tape ketan hitam yang difermentasi dan dibalut dengan gula merah serta santan. Dibungkus dalam plastik warna-warni, jajanan ini memiliki rasa manis dengan sedikit sensasi asam khas tape.

Proses pembuatannya ternyata cukup rumit karena memerlukan ketepatan dalam mencampur bahan agar teksturnya tidak keras atau ngletis dalam istilah Jawa. Rasa yang manis dan tekstur yang lembut membuat jajanan ini selalu menjadi favorit semua kalangan ketika lebaran tiba.

2. Jenang

Ilustrasi Dodol Durian (shutterstock.com/@Ricky_herawan)
Ilustrasi Dodol Durian (shutterstock.com/@Ricky_herawan)

Jenang adalah makanan berbahan dasar beras ketan yang dimasak bersama santan dan gula merah hingga mengental. Warna kecokelatan dari jenang menandakan bahwa gula merah dan santan sudah benar-benar meresap sehingga menciptakan rasa yang manis dan legit.

Jenang baru disebut matang setelah warnanya berubah menjadi kecokelatan. Setelah matang, jenang didiamkan hingga benar-benar dingin sebelum dipotong atau disajikan dalam bentuk bulatan kecil.

3. Kerupuk Puli

Ilustrasi kerupuk puli (desapapagan.my.id)
Ilustrasi kerupuk puli (desapapagan.my.id)

Kerupuk puli adalah kerupuk khas Jawa Timur yang terbuat dari nasi yang dikeringkan sebelum digoreng hingga renyah. Jajanan ini sering menjadi pendamping makanan seperti rawon, soto, atau pecel karena teksturnya yang gurih dan renyah. Saat Lebaran, kerupuk puli sering dijadikan camilan di sela-sela makan besar.

Pembuatan kerupuk puli cukup sederhana tetapi memerlukan ketelatenan. Nasi yang sudah dingin dihaluskan, kemudian dicampur dengan garam dan penyedap rasa, lalu dijemur hingga benar-benar kering sebelum digoreng.

4. Opak Gambir

Ilustrasi opak gambir (pinterest.com/@Unfound Door)
Ilustrasi opak gambir (pinterest.com/@Unfound Door)

Opak gambir adalah jajanan tradisional berbahan dasar tepung, gula, dan telur yang digoreng tipis hingga renyah. Biasanya berbentuk gulungan atau lipatan segitiga, jajanan ini memiliki rasa yang gurih dan manis. Opak gambir sering disajikan saat Lebaran sebagai camilan khas yang dapat dinikmati bersama teh atau kopi.

Jajanan jadul ini memiliki cita rasa yang gurih dan manis. Namun, ada juga yang membuat inovasi opak gambir dengan aneka rasa. Seperti nangka, durian, nanas, pandan, jahe, hingga cokelat.

5. Rengginang

Ilustrasi rengginang (freepik.com/@ikarahma)
Ilustrasi rengginang (freepik.com/@ikarahma)

Rengginang merupakan kerupuk berbahan dasar beras ketan yang dikeringkan lalu digoreng hingga renyah. Berbeda dengan kerupuk lainnya, rengginang mempertahankan bentuk butiran ketannya, sehingga teksturnya lebih tebal dan padat.

Rengginang bisa dibuat dalam berbagai varian rasa, mulai dari gurih, asin, hingga manis, tergantung pada campuran bumbu yang digunakan. Saat Lebaran, rengginang sering menjadi camilan favorit karena bisa dinikmati kapan saja tanpa perlu tambahan makanan lain.

6. Emping Melinjo

Ilustrasi emping melinjo (pinterest.com/@Dwianistya Waskito)
Ilustrasi emping melinjo (pinterest.com/@Dwianistya Waskito)

Emping melinjo adalah keripik tipis yang terbuat dari biji melinjo yang digeprek hingga pipih dan dijemur sebelum digoreng. Rasanya yang khas dengan sedikit pahit tetapi tetap gurih, membuatnya menjadi camilan favorit saat Lebaran. Meskipun pahit, emping sering kali dikombinasikan dengan gula merah atau bumbu pedas-manis untuk memberikan rasa yang lebih variatif.

7. Tape Ketan Hitam

Ilustrasi tape ketan hitam (freepik.com/@Edgunn)
Ilustrasi tape ketan hitam (freepik.com/@Edgunn)

Tape ketan hitam adalah jajanan fermentasi berbahan dasar ketan hitam yang difermentasi selama beberapa hari hingga menghasilkan rasa manis dan aroma khas. Jajanan ini biasanya dibungkus dengan daun pisang dan memiliki tekstur yang lembut, juga sedikit lengket.

Tape ketan hitam sering disajikan sebagai jajanan atau pelengkap es campur saat Lebaran. Rasanya yang manis dan segar membuatnya cocok untuk dinikmati setelah menyantap makanan berat.

8. Kue Semprit

Ilustrasi varian kue semprit (freepik.com/@odua)
Ilustrasi varian kue semprit (freepik.com/@odua)

Kue semprit adalah kue kering jadul yang dibuat dengan cetakan spuit. Terbuat dari tepung terigu, tepung maizena, gula, dan margarin, kue ini memiliki tekstur renyah dan rasa manis yang pas. Kue semprit biasanya dihiasi dengan selai di bagian tengahnya untuk menambah cita rasa.

Kue semprit selalu hadir di meja tamu saat Lebaran karena mudah dibuat dan disukai oleh semua kalangan. Selain itu, kue ini juga memiliki daya tahan yang cukup lama, sehingga bisa disimpan untuk dinikmati dalam jangka waktu yang lebih panjang.

9. Kembang Goyang

Ilustrasi jajanan kembang goyang (freepik.com/@michaelnero)
Ilustrasi jajanan kembang goyang (freepik.com/@michaelnero)

Kembang goyang adalah kue tradisional berbentuk bunga yang terbuat dari adonan tepung beras, lalu digoreng dengan teknik digoyang-goyang hingga terlepas dari cetakannya. Tekstur kembang goyang renyah dan rasanya manis, dengan tambahan wijen sehingga memiliki aroma yang lebih khas.

Selain enak, kue ini juga memiliki tampilan yang menarik karena warna dan bentuknya yang unik. Oleh karena itu, kembang goyang sering dijadikan sebagai suguhan istimewa saat Lebaran dan acara keluarga lainnya.

10. Kembang Gula Kelapa

Ilustrasi kembang gula kelapa (pinterest.com/@Yusi Maria)
Ilustrasi kembang gula kelapa (pinterest.com/@Yusi Maria)

Kembang gula kelapa adalah jajanan tradisional manis berbahan dasar kelapa parut dan gula alami. Teksturnya yang kenyal dengan rasa manis yang pas membuatnya menjadi jajanan lebaran favorit oleh anak-anak.

Jajanan ini disebut "kembang gula" karena bentuknya yang menyerupai bunga dan warnanya yang bervariasi. Selain sebagai camilan, kembang gula kelapa juga sering dijadikan alternatif permen alami yang lebih sehat.

 

Nah, itu tadi 10 jajanan tradisional khas lebaran di Jawa Timur yang pasti selalu hadir di meja-meja tamu tiap keluarga. Dengan berbagai jajanan khas ini, Lebaran di Jawa Timur selalu terasa lebih istimewa dan hangat. Jadi, jajanan mana yang paling bikin kamu kangen?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Erza Angelia Putri
EditorErza Angelia Putri
Follow Us