Comscore Tracker

Kali Kedua, Hari Raya Yadnya Kasada di Bromo Ditutup untuk Umum

Usulan penutupan sesuai rekomendasi PHDI

Malang, IDN Times - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memastikan kawasan Bromo akan ditutup selama perayaan Hari Raya Yadnya Kasada. Penutupan sendiri bakal berlangsung selama tiga hari mulai Kamis (24/6/2021) pukul 06.00 hingga Sabtu (26/6/2021) pukul 24.00 WIB. Penutupan tersebut guna menghormati warga sekitar TNBTS yang merayakan hari raya itu.

1. Kali kedua Hari Raya Yadnya Kasada tak dibuka untuk wisatawan

Kali Kedua, Hari Raya Yadnya Kasada di Bromo Ditutup untuk Umum

Ini adalah kali kedua perayaan Hari Raya Yadnya Kasada tak terbuka untuk umum. Tahun 2020 lalu, hal yang sama juga dilakukan yakni menutup akses untuk wisatawan selama perayaan Yadnya Kasada berlangsung. 

"Sekitar tanggal perayaan Yadnya Kasada memang kami menutup kunjungan untuk wisatawan," kata Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas pada BB TNBTS, Sarif Hidayat, Sabtu (19/6/2021).

2. Berikan keleluasaan Suku Tengger jalani ritual

Kali Kedua, Hari Raya Yadnya Kasada di Bromo Ditutup untuk UmumSetelah Bromo dibuka bakal menyusul pembukaan kawasan pendakian Semeru. IDN Times/ Alfi Ramadana

Syarif menjelaskan bahwa penutupan akses wisata itu untuk memberi ruang bagi warga Suku Tengger menjalankan ritual. Meski sebenarnya ritual Yadnya Kasada merupakan salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan, tetapi karena masih COVID-19 maka penutupan dilakukan agar ritual Yadnya Kasada bisa berjalan lancar. Untuk pelaksanaan ritual sendiri menurut Syarif akan dilakukan sesuai prokes. 

"SOP yang digunakan tetap sesuai standar protokol kesehatan yang telah disepakati," tambahnya. 

3. Usulan penutupan sesuai rekomendasi PHDI

Kali Kedua, Hari Raya Yadnya Kasada di Bromo Ditutup untuk UmumKondisi Gunung Semeru sebelum mengalami peningkatan status. Instagram/tnbbromotenggersemeru

Sebelum resmi ditutup, TNBTS memang menerima surat rekomendasi dari Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan. Surat tersebut berisi pemberitahuan rencana pelaksanaan upacara ritual Yadnya Kasada 2021. Pihak PHDI juga memberikan pertimbangan agar selama proses ritual berlangsung kawasan wisata Bromo sementara ditutup. 

"Tetua adat atau masyarakat Tengger memang memberikan rekomendasi. Tujuannya yang kami pahami salah satunya terkait pengendalian COVID-19," sambungnya. 

4. Siagakan personil disejumlah pintu masuk Bromo

Kali Kedua, Hari Raya Yadnya Kasada di Bromo Ditutup untuk UmumBeberapa wisatawan tampak sedang menikmati wahana kolam renang di Selecta. IDN Times/Alfi Ramadana

Untuk antisipasi kemungkinan adanya wisatawan yang masih nekat masuk, pihak TNBTS akan menyiagakan personil pada sejumlah pintu masuk. Mulau dari pintu masuk Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, juga akses pintu masuk dari Jemplang. Petugas juga bakal dibantu oleh masyarakat Tengger di Pasuruan dan Probolinggo untuk melakukan screening

"Nantinya proses screening juga akan dibantu masyarakat Tengger di Probolinggo dan Pasuruan. Jadi selama perayaan Yadnya Kasada, haanya masyarakat Tengger saja yang bisa masuk ke Bromo," pungkasnya. 

Baca Juga: Dampak Pandemik, PNBP Bromo Semeru Turun Drastis

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Alfi Ramadana di IDN Times Community dengan judul Hari Raya Yadnya Kasada, Kawasan Bromo Ditutup  

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya