Comscore Tracker

Kangen Traveling? Ini Wisata di Jatim yang Mulai Dibuka

Boleh berwisata asal tetap prokes

Surabaya, IDN Times – Kasus positif Covid-19 di Jawa Timur mengalami penurunan, sehingga banyak daerah yang tidak lagi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Kondisi ini sekaligus membuka peluang sektor pariwisata untuk beroperasi kembali.

Berikut adalah beberapa destinasi wisata di Jatim yang mulai dibuka terbatas.

1. Tiket wisata Bromo mulai banyak dipesan wisatawan

Kangen Traveling? Ini Wisata di Jatim yang Mulai DibukaDok.BNPB

Dibukanya kawasan wisata Bromo telah mencuri perhatian para wisatawan. Telah tercatat 749 orang yang memesan tiket ke Bromo via online. Mulai Kamis (9/9/2021), pintu masuk Probolinggo sudah dibuka, sehingga wisatawan dapat memilih untuk masuk lewat jalur Pasuruan atau Probolinggo.

Pihak Taman nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) membatasi jumlah wisatawan pada setiap lokasi view point, yaitu 319 orang untuk Savana Teletubies, 222 untuk Pananjakan, 107 orang untuk Bukit Kedaluh, 55 orang untuk Mentigen, dan 31 orang untuk Bukit Cinta.

Syarat yang berlaku untuk mengunjungi wisata ini adalah sudah melakukan vaksinasi minimal dosis pertama dan memasang aplikasi PeduliLindungi di ponsel masing-masing. Selain itu, wisatawan juga harus mematuhi protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas). Kendaraan yang digunakan juga dibatasi jumlah penumpangnya yaitu sebanyak 5 orang jip dan 1 orang untuk ojek.

Bagi wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi wisata ini dapat melakukan pembelian karcis masuk pada situs bookingbromo.bromoenggersemeru.org.

Baca Juga: Belum Sepekan Dibuka, Sudah 750 Wisatawan Siap ke Bromo  

2. Banyak destinasi lain di Probolinggo yang bisa dikunjungi

Kangen Traveling? Ini Wisata di Jatim yang Mulai DibukaAir Terjun Madakaripura (instagram.com/rizkarfn)

Selain Gunung Bromo, terdapat destinasi lain yang sudah mulai dibuka, yaitu Air Terjun Madakaripura, Kampung Madu, Air Panas dan Andung Biru, Arung Jeram Sungai Pekalen, dan masih banyak lagi. Pelaksana Tugas Bupati Probolinggo, Timbul Prhihanjoko, mengatakan bahwa setiap wisatawan yang berkunjung harus mematuhi protokol kesehatan dan sudah melakukan vaksinasi minimal dosis 1. Wisatawan juga diharapkan untuk menerapkan 3T yaitu Tracing, Testing, dan Treatment. Semua destinasi memberikan batasan jumlah pengunjung maksimal 25% dari kapasitas area wisata.

3. Lamongan siap membuka Maharani Zoo dan Goa

Kangen Traveling? Ini Wisata di Jatim yang Mulai Dibukainstagram.com/insta_lamongan

Lamongan berhasil menjadi kabupaten dengan PPKM level 1 di Pulau Jawa. Pada Rabu (8/9/2021) Pemerintah Kabupaten Lamongan mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang PPKM Darurat Covid-19. Salah satu poin dalam SE tersebut adalah tempat wisata dapat mulai beroperasi dengan kapasitas 25 persen dan waktu operasi hingga pukul 16.00 WIB, dengan tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat, dan pengaturan alur masuk-keluar pengunjung, serta menggunakan aplikasi pedulilindungi bagi pengunjung dan pegawai. Hal ini merupakan kabar baik untuk pengelola wisata.

Meski belum resmi dibuka, Pihak Maharani Zoo dan Goa melakukan berbagai persiapan seperti memperbaiki wahana yang disesuaikan dengan SOP Peduli Covid-19, menyediakan temat cuci tangan, semprotan desinfektan, pengaturan alur masuk-keluar pengunjung, dan alat cek suhu tubuh.

4. Uji coba empat destinasi di Malang

Kangen Traveling? Ini Wisata di Jatim yang Mulai DibukaInstagram/tamanrekreasiselecta

Empat destinasi di Malang mulai melakukan uji coba sebelum akhirnya resmi dibuka. Destinasi tersebut adalah Taman Rekreasi Selecta, BNS (Batu Night Spectacular), Hawai Group dan Jatim Park 2. Uji coba keempat destinasi ini merupakan program dari Kementerian pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Uji coba yag dilakukan dijadikan tolok ukur untuk perizinan destinasi lainnya. Jika uji coba keempat destinasi ini berhasil, maka destinasi lain juga diberi izin untuk beroperasi kembali.

Syarat destinasi ini kembali beroperasi adalah dengan melakukan vaksinasi pada seluruh karyawan, mendapatkan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment, dan Sustainbility), dan tidak membuka wahana air.

Penulis Magang: Jovanka Okta

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Gunung Bromo Paling Populer, Pesonanya Membius!

Topic:

  • Zumrotul Abidin

Berita Terkini Lainnya