TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Sentra Durian di Banyuwangi, Langsung dari Petani!

September-Februari adalah musim belah duren

Buah durian merah/Dok Banyuwangikab.go.id

Musim durian telah tiba. Mulai bulan September hingga Februari akan banyak ditemukan pedagang di sejumlah jalanan. Nah, bila kamu ingin menikmati durian yang lebih segar dengan harga yang lebih murah, tentu kamu harus datang ke pusat lokasi tanaman durian.  

Banyuwangi terkenal memiliki beragam varian durian yang enak. Mulai dari durian merah, durian montong, durian mentega, durian boneng dan masih banyak lagi.  

Berikut adalah 5 lokasi sentra durian di Kabupaten Banyuwangi bila kamu ingin menikmati durian segar langsung dari petani. Berikut lima kampung di Kabupaten Banyuwangi yang terkenal menjadi sentra penghasil buah durian.

Baca Juga: 10 Pesona Kebun Bukit Durian Sagara, Mencicipi Durian dari Kebunnya

1. Kampung Durian Songgon  

Festival durian di Songgon/Dok Banyuwangikab.go.id

Kampung Durian Songgon jadi satu pilihan tepat untuk menikmati durian saat berlibur di Banyuwangi. Di sana terdapat beragam varian, mulai dari durian merah, durian montong, durian boneng dan durian lokal.

Kampung Durian Songgon berada di Dusun Bawur, Desa Songgon. Destinasi makan buah ini dikelola oleh petani durian. Di sepanjang jalan kawasan Kampung Durian, akan tampak banyak pohon durian dan para pedagang menyajikan beragam jenis durian
dengan harga yang lebih murah.

Kecamatan Songgon memiliki kawasan kebun durian seluas 465 hektare, sementara di Kampung Durian sendiri, terdapat 4000 pohon. Dari kawasan kota Banyuwangi, kamu butuh menempuh perjalanan sekitar 27 kilometer untuk menuju ke Songgon.

2. Kampung Durian Pakel  

Durian si Boneng, Songgon/Dok Banyuwangikab.go.id

Kawasan Desa Pakel, Kecamatan Licin juga jadi salah satu sentra pohon buah durian di Banyuwangi. Bila sudah musim tiba, sepanjang jalan di kawasan Pakel kamu akan mudah menemukan pedagang durian di pinggir jalan.

Kawasan Desa Pakel berada di lereng Gunung Ijen. Memang tidak ada sentra kusus kampung durian yang tertata seperti di Songgon. Namun bila kamu ingin menemukan durian segar dengan harga lebih murah, durian Pakel bisa jadi pilihannya. Untuk menuju ke Pakel, jarak tempuh yang harus kamu lalui dari kawasan kota Banyuwangi sekitar 15 kilometer.

Baca Juga: Resep Ketan Durian ala Thailand, Teksturnya Punel dan Legit Abis

3. Kampung Durian Jambean  

Ilustrasi Kampung Durian di Banyuwangi/Instagram.com @trikanayatour

Dusun Jambean, Desa Jambesari juga menjadi surganya para penikmat buah durian. Tidak hanya durian, di sana juga terkenal sebagai sentra buah manggis. Untuk menikmati buah durian segar, kamu cukup membawa uang Rp 50.000 ribu, dan bisa memilih
3-4 durian.

Semakin enak durian, tentu harganya juga lebih mahal. Setiap pohon durian memang memiliki ciri khas rasa buah yang berbeda. Ada yang rasa pahit manis, durian mentega, durian kasur hingga durian susu yang lumer di mulut.

Untuk menuju ke Desa Jambesari dari kawasan kota Banyuwangi membutuhkan waktu sekitar 18 menit atau sekitar 8 kilometer.

4. Kampung Durian Telemung  

Buah durian merah/Dok Banyuwangikab.go.id

Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro memang lebih dikenal sebagai kawasan sentra kopi robusta. Namun selain menikmati kopi di kawasan kebun, kamu juga bisa berburu durian di sana.

Sebab banyak tegakan pohon durian yang menaungi tanaman kopi rakyat. Tidak seperti di desa-desa lain, di Telemung kamu tidak akan menemukan banyak pedagang durian di pinggir jalan.

Kamu bisa menikmati durian Telemung dengan langsung ke sejumlah kafe-kafe yang dikelola petani kopi di sana, salah satunya Omah Kopi. Untuk menuju ke Desa Telemung, kamu akan menempuh jarak 19 kilometer dari kawasan kota Banyuwangi.

 

Baca Juga: Resep Durian Milkshake untuk Menu Berbuka Puasa, Segar Maksimal!

Verified Writer

Mohamad Ulil Albab

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Berita Terkini Lainnya