Comscore Tracker

Mengenal Brentford, Kuda Hitam yang Selangkah Lagi Menapak EPL

Peluang The Bees untuk naik kasta cukup besar

Jakarta, IDN Times - Sebuah kemenangan mengejutkan atas Arsenal di laga uji coba, Rabu (10/6) tiga pekan lalu menggelitik rasa penasaran para penggemar Liga Inggris atas klub kasta kedua, Brentford. Apalagi, kemenangan 2-3 yang terjadi di kandang Arsenal itu terjadi setelah dua kali tertinggal.

Mari kita bedah sedikit soal Brentford dan kenapa klub-klub Premier League patut bersiap menyambut "ledakan" The Bees musim depan.

1. Miliki statistik menawan di kasta kedua

Mengenal Brentford, Kuda Hitam yang Selangkah Lagi Menapak EPLBrentford adalah kuda hitam di Championship musim ini. brentfordfc.com
https://www.youtube.com/embed/m1HgW32ufNM

Di Britania Raya, Brentford tak memiliki sejarah cemerlang. Terakhir kali bermain di kasta tertinggi Liga Inggris, The Bees melakukannya pada medio 1930-an, sudah 90 tahun yang lalu.

Sejak kasta tertinggi Liga Inggris resmi dikenal sebagai era Premier League, Brentford malah belum pernah sekali pun mencicipi nikmatnya kasta tertinggi tersebut. Namun kini, di musim 2019/2020, The Bees mulai mengintip peluang lolos ke Premier League musim depan.

Memasuki pekan ke-39 di Divisi Championship, Pontus Jansson dan kolega cukup nyaman duduk di posisi 3 dengan koleksi 66 poin, hanya berjarak 5 angka saja dari West Bromwich Albion (WBA) yang ada di posisi 2, zona terakhir promosi otomatis ke Premier League. Dengan 7 laga tersisa, sangat besar peluang Brentford menyodok ke posisi 2 besar, apalagi mengejar poin Leeds United, sang pemuncak klasemen yang punya poin 74.

Hingga pekan ke-39, ditopang trio dahsyat Said Benrahma, Bryan Mbeumo, dan Ollie Watkins, Brentford menjadi tim tersubur di kompetisi dengan koleksi 67 gol, 3 gol lebih banyak dari WBA asuhan Slaven Bilic. Tak hanya itu, Brentford juga tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit kedua (kemasukan 33 gol) di bawah Leeds United (kemasukan 32 gol). Tak pelak, surplus gol Brentford pun jadi yang terbaik di antara 24 peserta Championship lainnya yakni +34.

Baca Juga: Liverpool Juara, 7 Tim Ini Pun Pernah Raih Trofi Era "Premier League"

2. Kuncinya ada pada transfer pemain yang jitu

Mengenal Brentford, Kuda Hitam yang Selangkah Lagi Menapak EPLGelandang Brentford, Said Benrahma, berduel dengan pemain Arsenal, Joe Willock, pada laga uji coba 10 Juni lalu. bretnfordfc.com
https://www.youtube.com/embed/vPTAKhca0Uc

Fondasi skuat Brentford sejatinya mulai dibangun sejak musim 2018/2019, tepat ketika manajemen menunjuk manager asal Denmark, Thomas Frank, menjadi nakhoda baru The Bees. Kala itu, 2 pembelian yang mencolok adalah Said Benrahma, winger asal Aljazair yang didatangkan dari OGC Nice dengan banderol 1,4 juta poundsterling dan Josh Dasilva, gelandang alumnus akademi Arsenal yang direkrut secara gratis.

Kala itu, di musim perdana Frank bersama Brentford, The Bees hanya sanggup finis di posisi 11 klasemen akhir. Namun, fondasi skuat mulai terbentuk dan itu jadi modal menyongsong musim baru di 2019/2020.

Dengan modal 28 juta poundsterling, Brentford meracik skuat menyambut musim 2019/2020. Bryan Mbeumo, Pontus Jansson, Ethan Pinnock, David Raya, Mathias Jensen, hingga Christian Norgaard didatangkan ke London Barat.

Mbeumo jadi penyempurna trio lini serang tertajam Championship musim ini bersama Benrahma dan Watkins. Jansson, Pinnock, dan Raya jadi andalan di lini belakang dengan Jansson dan Pinnock jadi duo menara di jantung pertahanan, sementara Raya, kiper asal Spanyol yang dibeli dari Blackburn Rovers, jadi kiper nomor satu yang sejauh ini sudah punya catatan 13 clean sheets dari 39 laga.

3. Miliki strategi menyerang dan bertahan sama baiknya

Mengenal Brentford, Kuda Hitam yang Selangkah Lagi Menapak EPLWinger Brentford asal Aljazair, Said Benrahma. Namanya kini dikaitkan dengan klub-klub Premier League berkat performa impresif di Championship. Twitter/@WhoScored

Turun dengan sistem andalan 4-3-3, The Bees menjelma jadi tim yang produktif saat menyerang, namun juga begitu keras dan kuat dalam bertahan.

Watkins, penyerang berusia 24 tahun, kini memimpin puncak top skor bersama dengan striker Fulham, Aleksandar Mitrovic, dengan koleksi 23 gol. Mbeumo menyusul di bawah dengan koleksi 14 gol, lalu Benrahma turut membantu dengan catatan 11 gol. Tiga pemain di lini depan ini menyumbangkan 48 gol dari total 67 gol Brentford di kompetisi musim ini.

Di belakang, duo menara dalam sosok Pinnock dan Jansson menjadi jaminan mutu untuk memberi rasa aman bagi David Raya. Jansson yang didatangkan dari Leeds juga tiba tak hanya membawa kemampuan bertahan mumpuni, namun juga jiwa kepemimpinan di tim. Tak pelak, skuat Brentford saat ini disebut-sebut oleh banyak pihak sebagai salah satu yang terbaik di Divisi Championship musim ini.

Dengan sisa 7 laga dan total 21 poin masih bisa diperebutkan, akankah kita bersiap melihat Brentford promosi ke Premier League dan mereplikasi sensasi yang dibuat Wolverhampton dan Sheffield United di kasta tertinggi?

Baca Juga: 5 Bintang Divisi Championship yang Siap Naik Kelas ke Premier League

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya