Comscore Tracker

Ibrahimovic: Jika Saya Datang Sejak Awal Musim, Milan Pasti Scudetto!

Ibra sesumbar dia adalah presiden, pemain, sekaligus pelatih

Jakarta, IDN Times - AC Milan sukses menundukkan Juventus 4-2, Rabu dini hari (8/7/2020). Sempat tertinggal dua gol, AC Milan mampu keluar dari tekanan dan membalikkan keadaan. Salah satu kunci kemenangan Milan itu adalah Zlatan Ibrahimovic.

Selepas pertandingan, Ibra sesumbar bahwa dirinya merupakan presiden, pemain, sekaligus pelatih AC Milan. Meski usianya sudah tak lagi muda, nyatanya Ibra merasa bugar dan mampu memberikan sumbangsih besar untuk timnya.

"Tapi mereka (AC Milan) hanya membayar saya sebagai pemain. Mungkin itulah sisi buruknya," kata Ibrahimovic dikutip media Italia, DAZN.

"Saya sudah tua, itu bukan rahasia. Usia hanyalah angka. Saya bekerja dengan baik, mendapatkan keseimbangan yang baik, saya bermain lebih banyak hari ini daripada pertandingan terakhir. Saya merasa baik, jujur, dan saya berusaha membantu tim dengan segala cara," lanjut dia.

1. Andai datang pada awal musim, Ibra menilai dirinya mampu mempersembahkan scudetto

Ibrahimovic: Jika Saya Datang Sejak Awal Musim, Milan Pasti Scudetto!metro.co.uk

Pemain asal Swedia tersebut menjadi kunci kebangkitan I Rossoneri dengan satu gol dan satu assist-nya setelah sempat tertinggal terlebih dahulu dua gol.

Setelah keluar lapangan pada menit ke-67, pemain yang dijuluki Ibrakadabra itu pun masih memberikan kontribusi bagi AC Milan. Duduk di bangku cadangan, dia terlihat aktif memberikan instruksi kepada pemain AC Milan lainnya di lapangan, seolah dirinya bersiap menjadi seorang pelatih.

"Jika saya datang sejak awal musim, maka AC Milan pasti akan memenangkan Scudetto Liga Italia (Serie A). AC Milan sangat beruntung dengan kedatangan saya," ujar mantan pemain Manchester United tersebut.

2. Nasib Ibra di AC Milan musim depan masih belum jelas

Ibrahimovic: Jika Saya Datang Sejak Awal Musim, Milan Pasti Scudetto!bbc.co.uk

Peran Ibra di AC Milan memang tak bisa dipungkiri. Sejak kedatangannya pada Januari 2020 silam, dia berhasil membukukan lima gol dan tiga assist dari 11 pertandingan yang sudah dijalani. Walhasil, dirinya menjadi satu faktor AC Milan mulai diperhitungkan pada putaran kedua ini.

Hanya saja, belum ada kepastian terkait masa depannya bersama seteru dari Inter Milan itu musim depan. Padahal, kontraknya bersama klub tinggal menyisakan satu bulan lebih lagi, tepatnya sampai 31 Agustus 2020 mendatang.

"Kita akan melihat, karena masih ada satu bulan untuk menikmati diriku sendiri, tapi ada situasi aneh yang sedang terjadi dan kita tidak bisa mengendalikannya," bebernya.

3. Ibra ingin menjadi pembeda untuk AC Milan

Ibrahimovic: Jika Saya Datang Sejak Awal Musim, Milan Pasti Scudetto!goal.com

Pemain berusia 38 tahun itu juga masih ragu apakah para penggemar AC Milan bisa kembali menyaksikannya di lapangan hijau nanti. Hanya saja, dia tak menutup kemungkinan tersebut, dia merasa berlaga di San Siro dengan dukungan suporter masih akan bisa terjadi, karena cukup aneh bermain tanpa mereka saat ini.

Yang pasti, Ibrahimovic masih menikmati bisa bermain untuk AC Milan sampai laga tadi, karena sebelumnya ketika mencoba peruntungan di Amerika dia merasa kurang hidup. Walau sudah memiliki usia yang tua, dirinya tak merasa punya kendala, sebab masih bisa melakukan hal yang sama ketika masih berusia 20 tahun.

"Jika saya tak membuat perbedaan, maka saya tidak suka itu. Saya di sini bukan untuk menjadi maskot. Saya di sini untuk membantu rekan tim, klub, dan penggemar saya," tukas dia.

Baca Juga: Kini Cedera ACL, Zlatan Ibrahimovic di Ambang Gantung Sepatu?

Topic:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya