Comscore Tracker

Egy Maulana Nyaris Ditangkap Polisi Gara-gara Berlatih saat Lockdown

Akhirnya pilih latihan di dalam rumah

Jakarta, IDN Times - Egy Maulana Vikri hampir ditangkap kepolisian Polandia. Hal itu diceritakan Egy saat berbincang dengan Menpora Zainudin Amali melalui live Instagram.

Peristiwa itu bermula saat Egy menjalani program latihan mandiri yang diberikan oleh tim pelatih Lechia Gdansk. Jebolan SKO Ragunan itu lantas berlari keluar rumah, persis seperti yang diperintahkan oleh pelatihnya.

"Saya kala itu sedang menjalankan lockdown, tapi masih menjalani latihan yang diberikan ke individu. Saya ada latihan lari saat itu kondisi kota sangat sepi tidak ada aktivitas apa pun, kemudian ketemu polisi dan hampir ditangkap," cerita Egy

1. Egy jadi kapok beraktivitas di luar rumah

Egy Maulana Nyaris Ditangkap Polisi Gara-gara Berlatih saat LockdownInstagram.com/egymaulanavikri

Saat berlari itulah, Egy dihampiri langsung oleh kepolisian setempat. Mereka sempat memberikan peringatan kepada Egy jika dirinya melanggar aturan lockdown yang benar-benar diterapkan di wilayah tersebut.

Tak pelak, hal itu membuat Egy merasa takut. Dia menyesal melakukan hal tersebut. Pemain berusia 19 tahun itu pun memilih untuk menjalankan protokol yang berlaku untuk tak keluar rumah.

2. Egy sebut aktivitas masyarakat Polandia berangsur normal

Egy Maulana Nyaris Ditangkap Polisi Gara-gara Berlatih saat LockdownInstagram.com/egymaulanavikri

Di sisi lain, Egy pun paham aturan lockdown di Polandia dilakukan demi menekan penyebaran virus corona di Polandia. Hal itu pun langsung terasa manfaatnya karena wabah di sana jadi teratasi. Walhasil, mereka bisa kembali mulai menjalani aktivitas normal.

"Kondisinya sudah normal, masyarakat kembali melakukan aktivitas lagi, perkantoran juga sudah balik normal. Kini, orang-orang masih menggunakan masker saja ketika berada di jalan," ujar Egy.

3. Gara-gara corona, Egy harus rela gajinya dipotong 50 persen

Egy Maulana Nyaris Ditangkap Polisi Gara-gara Berlatih saat LockdownInstagram.com/egymaulanavikri

Melihat keberhasilan Polandia, Egy pun ingin hal serupa bisa diterapkan di kampung halamannya Indonesia. Dia meminta seluruh masyarakat menjalankan protokol penanganan COVID-19. Hal itu sangat signifikan membantu kondisi wilayah menjadi normal.

Sebelumnya, virus corona tak hanya membuat Egy rehat di kompetisi Estralasa saja. Pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri juga harus rela dipotong gajinya 50 persen oleh klubnya Lechia Gdansk untuk menjaga neraca keuangan klub tetap stabil di tengah pandemik corona.

Baca Juga: Fantastis! Jersey Egy Maulana Vikri Laku Dilelang Rp20 Juta

Topic:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya