Comscore Tracker

Leg Kedua: Madura Tanpa Dejan, Djanur Evaluasi Finishing

Dejan diusir karena protes terlalu keras

Surabaya, IDN Times - Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman dan Pelatih Madura United, Dejan Antonic langsung menatap pertandingan leg 2 yang akan digelar di Pamekasan, Jumat (5/4). Sialnya pada pertandingan itu, Dejan tidak bisa mendampingi tim di bangku cadangan karena protes keras dan diusir oleh wasit pada leg 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (3/4).

1. Tak dampingi tim tapi siapkan tim agar bisa melaju ke final

Leg Kedua: Madura Tanpa Dejan, Djanur Evaluasi FinishingIDN Times/Hendy Wardhana

Dejan mengatakan, bahwa dia tetap akan mendampingi anak asuhnya ketika evaluasi tim besok (4/4) dan di luar lapangan. Dia mengaku emosi karena keputusan wasit yang dinilai kurang tepat.

Saat itu wasit tidak memberi tendangan bebas kepada Madura United. Dejan menduga ada hand ball yang dilakukan Osvaldo ketika mengontrol bola.

"Di Madura harus siapkan. Masih ada kesempatan masuk ke final. Saya cuma kecewa. Sampai menit 80 dengan lines man (hakim garis) saya bilang 100 orang bisa lihat tapi kamu tidak bisa lihat hand ball," tegas Dejan saat konferensi pers usai pertandingan.

Baca Juga: Dejan Siapkan Andik untuk Hadapi Persebaya

2. Tak mau ada lagi keputusan kontroversi wasit

Leg Kedua: Madura Tanpa Dejan, Djanur Evaluasi FinishingIDN Times/Hendy Wardhana

 

Lebih lanjut, Dejan pun tidak ingin melihat lagi keputusan kontroversial pada laga ke depan dari pengadil lapangan. Pelatih asal Serbia ini juga menyinggung pertandingan Persebaya Vs Tira Persikabo pada laga 8 besar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (29/3) lalu.

"Contoh lawan Tira siapa yang salah? Semua orang bisa lihat. Emosi saya, tapi saya minta maaf. Saya keluar dia (wasit) masih ada di sana," kata Dejan.

3. Harus evaluasi karena hanya bisa cetak 1 gol

Leg Kedua: Madura Tanpa Dejan, Djanur Evaluasi FinishingIDN Times/Ardyansah Fajar

Sementara pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman menyebut bahwa masih ada evaluasi untuk timnya. Ia mengaku tak puas dengan satu gol di leg 1 semifinal Piala Presiden 2019.

"Ada beberapa peluang. Belum beruntung, harusnya jadi gol. Tapi belum, tapi tidak puas," jelas Djanur.

4. Sebut Dejan masih bisa beri arahan terbaik dari luar lapangan

Leg Kedua: Madura Tanpa Dejan, Djanur Evaluasi FinishingIDN Times/Ardiansyah Fajar

 

Terkait tidak didampinginya Madura United oleh Dejan, Djanur menyebut kalau sang pelatih pasti melakukan breifing ke asisten pelatihnya. Terlebih ketika jeda babak 1, pelatih diperbolehkan untuk masuk ke ruang ganti. Maka dari itu, pelatih kelahiran Majalengka ini akan terus fokus mengamankan tiket final.

"Saya rasa Dejan tetap berikan breifing yang bagus. Dan tidak ada aturan untuk pelatih tidak bisa berikan (arahan) di locker room," tandas Djanur.

Baca Juga: Jalilov Bawa Persebaya Menangi Derby Suramadu

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya