Comscore Tracker

Gagal di Sleman, Manajemen Arema FC Buru Pengganti Poin 

Kericuhan menjadi faktor gagalnya Arema FC menuai poin

Malang, IDN Times - Arema FC mengawali kompetisi Liga 1 dengan hasil buruk. Tim Singo Edan harus tumbang saat menyambangi markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo. Kekalahan tersebut tentu saja amat disesali oleh kubu Arema FC. Pasalnya tim Singo Edan sempat berada di atas angin usai menyamankan kedudukan. Namun kericuhan yang terjadi membuat permainan Arema FC berubah. 

1. Usai kericuhan, Arema FC gagal fokus

Gagal di Sleman, Manajemen Arema FC Buru Pengganti Poin IDN Times/ Alfi Ramadana

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo menyebut kericuhan memberikan pengaruh pada psikologis pemain Arema FC. Apalagi dari kericuhan tersebut jatuh banyak korban termasuk dari Aremania. Sehingga hal itu membuat permainan Arema FC gagal fokus. 

"Harus diakui bahwa psikologis pemain sedikit terpengaruh karena kericuhan tersebut. Apalagi mereka melihat banyak Aremania yang juga jadi korban. Hal itu berpengaruh pada permainan," ucapnya. 

2. Muncul isu penyusup dalam kericuhan

Gagal di Sleman, Manajemen Arema FC Buru Pengganti Poin IDN Times/ Alfi Ramadana

Lebih lanjut, sempat berkembang isu bahwa ada pihak-pihak yang tak bertanggung jawab dalam insiden kericuhan tersebut. Terutama pihak-pihak yang tak ingin Liga 1 bergulir. Menanggapai hal tersebut, manajemen Arema FC tak berani berspekulasi. Mereka lebih memilih menyerahkan hal itu kepada PT LIB selaku operator kompetisi.

"Kami tidak tahu terkait hal itu. Tetapi semua bisa saja disangkut pautkan. Namun, kami sangat menyayangkan adanya insiden tersebut," tambahnya.

3. Terancam sanksi dari Komdis

Gagal di Sleman, Manajemen Arema FC Buru Pengganti Poin IDN Times / Alfi Ramadana

Atas insiden tersebut, baik Aremania maupun suporter tuan rumah terancam sanksi. Melihat hal itu, manajemen Arema FC memilih memasrahkan kepada Komisi Disiplin (Komdis). Ruddy meyakini bahwa komdis pasti akan memberikan keputusan yang bijaksana atas kejadian tersebut. 

"Apalagi kemarin juga ada PSSI, BOPI dan PT LIB. Tentunyabmereka bisa melihat dan menilai seperti apa kejadian sesungguhnya," tambahnya. 

4. Lupakan kekalahan lawan PSS Sleman

Gagal di Sleman, Manajemen Arema FC Buru Pengganti Poin IDN Times/ Alfi Ramadana

Di sisi lain, manajemen Arema FC meminta para pemain untuk melupakan kekalahan. Apalagi dalam waktu dekat, Arema FC akan kembali menjalani laga tandang menghadapi Pusamania Borneo FC 22 Mei mendatang. Tentunya kesalahan saat menghadapi PSS Sleman tak boleh terulang kembali. 

"Saat ini para pemain harus ingat bahwa ini sudah bukan pramusim. Selisih satu gol bahkan setengah gol akan dihitung. Sehingga kekalahan kemarin harus dilupakan dan fokus untuk laga kedua," tandasnya. 

Baca Juga: Laga PSS Sleman Vs Arema FC Sempat Ricuh, Ini 3 Fakta di Baliknya

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Just For You