Comscore Tracker

Kapal Van Der Wijck Ditemukan 17 Mil di Laut Brondong Lamongan

Kapal Van Der Wijck tenggelam saat berlayar ke Semarang

Lamongan, IDN Times - Misteri tenggelamnya Kapal Van Der Wijck akhirnya terungkap. Tim arkeologi dari BPCB Jatim, berhasil menemukan puing-puing yang diduga merupakan Kapal Van Der Wijck di kedalaman 17 mil dari pesisir laut Brondong, Kabupaten Lamongan.

Kapal milik pemerintahan kolonial Belanda tersebut tenggelam pada tahun 1936 silam di perairan Laut Jawa saat akan berlayar menuju ke Semarang. 

1. Sebagai penanda tenggelamnya kapal, Belanda membangun monumen di Brondong

Kapal Van Der Wijck Ditemukan 17 Mil di Laut Brondong LamonganKapal van der Wijck. Dok. Istimewa

Lokasi tenggelamnya kapal Titanic Indonesia itu disebut-sebut berada di Brondong, Lamongan. Hal itu ditandai dengan berdirinya monumen Kapal Van Der Wijck di Brondong. Monumen itu dibuat oleh pemerintah Belanda. Bahkan, saat kapal tersebut tenggelam banyak nelayan setempat turut menyelamatkan kru Kapal Van Der Wijck dan membawanya ke daratan. 

"Kami tim telah berhasil menemukan lokasi yang kami duga sebagai Kapal Van Der Wijck setelah melakukan penelusuran mengunakan sonar di beberapa titik yang kita duga sebagai lokasinya kapal itu tenggelam," kata Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho saat dihubungi IDN Times, Jumat (30/4/2021).

Baca Juga: Pemeliharaan Jaringan, Saluran Van Der Wijck Dimatikan hingga 15 Hari 

2. Tim sempat melakukan penyelaman namun terkendala arus bawah laut

Kapal Van Der Wijck Ditemukan 17 Mil di Laut Brondong LamonganIlustrasi Kapal Tenggelam (IDN Times/Arief Rahmat)

Setelah menemukan lokasi puing Kapal Van Der Wijck, tim kemudian melakukan penyelaman hingga kedalaman 30 meter. Namun karena kondisi alam bawa laut tidak bersahabat penyelaman pun terpaksa dihentikan dan tim diminta untuk kembali ke permukaan laut.

"Jarak pandang serta kekuatan arus bawah laut sangat kencang akhirnya kemarin tim hanya bisa menyelam di kedalaman sekitar 30 meter. Tapi rencana hari ini kita akan coba menyelam lagi," jelasnya.

3. Punya nilai sejarah dan bisa menjadi objek wisata bawah laut

Kapal Van Der Wijck Ditemukan 17 Mil di Laut Brondong LamonganIlustrasi Kapal Feri (Kapal Penyeberangan) (IDN Times/Sukma Shakti)

Wicaksono mengungkapkan, harta benda yang berbeda di kapal yang menjadi cikal bakal berdirinya kapal Pelni di Indonesia tersebut tidaklah banyak. Namun, nilai sejarah kapal itu sangat berharga dan lokasi ditemukannya kapal bisa dijadikan objek wisata bawah laut.

"Sebenarnya bukan harta yang ada di kapalnya, karena pada saat berlayar ke Jawa Tengah kapal ini hanya mengangkut beberapa besi. Tapi terlepas hal itu, kapal ini kan sebagai Titanic Indonesia punya nilai sejarah yang luar biasa," katanya.

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Imron Saputra di IDN Times Community dengan judul Kapal van der Wijck Ditemukan 17 Mil di Laut Brondong Lamongan

Baca Juga: Mengenang Van der Wijck, Kapal Nusantara yang Dikira Fiktif

Topic:

  • Zumrotul Abidin
  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya