Comscore Tracker

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga "Hias" Jalan Madiun-Bojonegoro

Ditulisi 'jalan gaul' dan diunggah di Facebook

Madiun, IDN Times - Infrastruktur jalan menuju Waduk Notopuro dari Desa Duren - Desa Dawuhan dan Desa Duren - Desa Dawuhan, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun rusak parah. Aspal pada jalur itu banyak yang terkelupas dengan panjang sekitar 3,5 kilometer. Sejumlah lubang pun menganga lebar. 

Kondisi ini mengakibatkan sering terjadinya kecelakaan. Sebab, sebagian para pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor berebut untuk melintas di titik yang aspalnya masih bagus. Warga pun jengkel hingga akhirnya salah satu lokasi ditulisi 'Jalan Gaul' dengan menggunakan cat. 

1. Hubungkan Madiun - Bojonegoro via Waduk Kedungbrubus

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Hias Jalan Madiun-BojonegoroIDN Times/Nofika Dian Nugroho

Setelah ditulisi dan diambil fotonya, kondisi kerusakan jalan itu diunggah di media sosial Facebook. Adapun harapannya agar Pemkab Madiun segera melakukan perbaikan infrastruktur yang juga menghubungkan ke wilayah Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro itu. 

"Bisa ke Bojonegoro lewat Waduk Kedungbrubus (Kecamatan Pilangkenceng)," kata Sugianto salah seorang warga Desa Dawuhan, Rabu (7/8).

2. Dilalui truk pengangkut kayu dari hutan

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Hias Jalan Madiun-BojonegoroIDN Times/Nofika Dian Nugroho

Karena menjadi akses penghubung antarkabupaten, menurut dia, jalur itu kerapkali dilalui truk pengangkut kayu dari hutan. Hal ini dinilai menjadi salah satu pemicu semakin parahnya kerusakan jalan. Apalagi, seingat Sugianto, perbaikan terakhir kali dilakukan pada tahun 2009 saat menjelang peresmian Waduk Kedungbrubus.
"Sudah lama tidak diperbaiki padahal jalan ini juga vital. Karena sedikit aspal yang bagus maka ditulisi jalan gaul yang menunjukkan berbeda dengan yang lain," ujar Sugianto kepada IDN Times.

3. Tahun ini mulai ditingkatkan kualitasnya dengan dicor

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Hias Jalan Madiun-BojonegoroIDN Times /Nofika Dian Nugroho

Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun Heru Sulaksono, mengatakan bahwa peningkatan jalan ruas Kenongorejo - Dawuhan dan Duren - Dawuhan mulai dijalankan tahun ini. Namun, belum secara keseluruhan. 

"Untuk ruas Kenongorejo - Dawuhan sekitar 600 meter dan Duren - Dawuhan sekitar 800 meter," kata dia ditemui terpisah. 

Baca Juga: Listrik PLN Padam, Empat Kereta Terlambat Datang di Stasiun Madiun

4. Belum sepenuhnya diperbaiki

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Hias Jalan Madiun-BojonegoroIDN Times / Nofika Dian Nugroho

Peningkatan kualitas jalan itu dianggarkan sekitar Rp 2 miliar untuk masing - masing ruas. Adapun teknis pengerjaannya dengan dicor agar kualitasnya lebih bagus dibandingkan aspal. Pemilihan bahan itu menyesuaikan dengan kondisi tanah di wilayah Kecamatan Pilangkenceng yang labil. 

"Biar lebih awet. Untuk kekurangan pekerjaan akan dilakukan hingga dua tahun mendatang," ujar Heru sembari menyatakan rencana tender untuk pekerjaan proyek peningkatan jalan tersebut akan mulai dijalankan pekan ini. 

Baca Juga: Sejumlah Hewan Kurban yang Dijual di Kabupaten Madiun Sakit Mata  

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya