Sembilan Rumah di Ngawi Rusak Akibat Diterjang Angin Kencang

Tidak ada korban jiwa tapi kerugian mencapai RP 150 juta

Ngawi, IDN Times – Sebanyak sembilan rusak di Dusun Cerme, Desa Gentong, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi rusak akibat diterjang angin kencang, Senin (17/2) sore. Kasi Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat Edi Yuli Erwanto mengatakan bahwa satu dari sejumlah rumah itu mengalami rusak total alias ambruk.  

Selain itu, kerusakan dengan kategori sedang menimpa satu rumah. Sedangkan tujuh lainnya dinyatakan mengalami kerusakan ringan lantaran hanya bagian atapnya yang ambrol. Pihak BPBD menaksir nilai kerugian material akibat bencana itu sekitar Rp 150 juta.

1. Warga yang rumahnya roboh menginap di tempat saudaranya

Sembilan Rumah di Ngawi Rusak Akibat Diterjang Angin KencangIlustrasi (IDN Times/Sukma Sakti)

Edi Yuli menjelaskan selain diterjang angin, rusaknya bangunan rumah itu juga tertimpa pohon jati yang tumbang. Untung saja, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat bencana itu. Para penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.

“Untuk para korban yang rumahnya roboh dan ambruk berteduh (bermalam) di kediaman keluarga dekatnya untuk sementara,” kata dia saat dihubungi IDN Times, Senin malam.

2. Kecepatan angin sekitar 20 kilometer per jam

Sembilan Rumah di Ngawi Rusak Akibat Diterjang Angin KencangIDN Times/Sukma Sakti

Menurut dia, angin dengan kecepatan 20 kilometer per jam yang melanda Dusun Cerme, Desa Gentong, Kecamatan Paron itu terjadi sekitar pukul 14.30. Kala itu, awan tebal yang menandakan hujan bakal turun deras terbawa angin dari arah barat ke timur.

Suara angin bergemuruh. Tak berselang lama, sebuah pohon yang menjulang tumbang dan menimpa dua rumah. Kemudian, bagian atap sejumlah bangunan lainnya tersingkap dan ambrol. Sebagian warga tunggang langgang berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke luar rumah.

3. Ketika korban berusaha menyelamatkan diri dengan menggendong anak

Sembilan Rumah di Ngawi Rusak Akibat Diterjang Angin KencangWarga bersama petugas kepolisian dan TNI AD sedang mengevakuasi rumah yang rusak akibat diterjang angin kencang di Ngawi, Senin (17/2) sore. Dok.IDN Times/Istimewa

Siti Maesaroh, salah seorang warga menyatakan bahwa saat kejadian, ia bersama tiga anaknya sedang berada di rumah. Tiba-tiba terdengar benturan yang kemudian diketahui bagian atapnya roboh, perempuan itu berusaha pergi ke luar rumah.

“Saya menggendong anak yang paling kecil dan yang lain (dua anaknya) berlari menuju pintu dan akhirnya dapat menyelamatkan diri,” ungkap dia.

Baca Juga: Bertengkar dengan Istri, Pria di Ngawi Pukul Bayinya Hingga Meninggal 

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya