Bus Keluarkan Asap Pekat di Gerbang Tol Madiun, Polisi Panik  

Pengejaran dilakukan hingga terminal Kota Madiun

Madiun, IDN Times - Sebuah bus jurusan Surabaya - Ponorogo mengeluarkan asap pekat berwarna kelabu pada bagian knalpot. Peristiwa ini terjadi di persimpangan traffic light Gerbang Tol Madiun, Sabtu (1/6) siang. Sejumlah petugas pos pengamanan (pospam) Operasi Ketupat di Dumpil yang berjarak sekitar 100 meter pun panik.

Sebagian polisi yang bertugas tunggang langgang menuju ke bus yang tengah menurunkan seorang penumpang. Namun, armada bus yang pada bagian body-nya bertuliskan PT Majoe Muda Mandiri itu tetap melaju. 

Berdasarkan pantauan IDN Times, petugas kembali berusaha mengejar ketika bus berhenti di persimpangan jalan pospam. Lagi-lagi upaya itu gagal dan bus tetap melaju ke arah Kota Madiun. "Kami ingin tahu apakah penyebab ketidaklayakan bus saja," kata Kepala Pospam Dumpil AKP Nuryadi.

1. Akan diserahkan ke Dishub Kota Madiun untuk mengecek kondisi bus

Bus Keluarkan Asap Pekat di Gerbang Tol Madiun, Polisi Panik  IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Karena upaya menghentikan bus gagal, Nuryadi memilih untuk melakukan pengejaran hingga Madiun. Ia bermaksud menginformasikan kondisi bus yang mengeluarkan asap pekat kepada petugas Dinas Perhubungan Kota Madiun. Sebab, kondisi bus dikhawatirkan membahayakan para penumpang. 

"Saya mau menyusul sampai terminal (Kota Madiun) karena ini bisa berbahaya," ujar Nuryadi sembari menjalankan sepeda motor yang sebelumnya terparkir di samping pospam. 

2. Saat bus melaju dari Surabaya dinilai normal

Bus Keluarkan Asap Pekat di Gerbang Tol Madiun, Polisi Panik  IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Sementara, Nana Mariana, salah seorang bus berpelat nomor AE 7355 UB mengaku baru mengetahui asap mengebut ketika turun dari moda transportasi umum itu. Sejak perjalanan dari terminal Purabaya, Surabaya kondisi di dalam bus tetap normal. 

"Lancar - lancar saja," ujar penumpang yang turun di traffic light persimpangan gerbang tol Madiun. 

3. Bus memiliki garasi di Ponorogo

Bus Keluarkan Asap Pekat di Gerbang Tol Madiun, Polisi Panik  IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Sesuai informasi yang dihimpun Nana, bus yang sebelumnya ditumpangi memiliki garasi di Ponorogo. Ia sengaja memilihnya karena bus itu berkelas patas dan diharapkan lebih cepat tiba di kampung halamannya di wilayah Kecamatan Saradan.
Apalagi, lonjakan penumpang di terminal bus Purabaya atau Bungirasih Surabaya sudah meningkat pada H-4 Lebaran. Nana mengaku kesulitan memilih bus ekonomi yang biasa ditumpangi ketika pulang dari Surabaya.

Baca Juga: Menjelang Lebaran, Permintaan Brem Madiun Naik 100 persen

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya