Bagi Tugas, Polisi Banyuwangi Berjaga Sekaligus Tadarus 

Jaga keamanan sekaligus berharap berkah

Banyuwangi, IDN Times - Personil polisi Banyuwangi tidak hanya melakukan tugas keamanan menjaga kelancaran ibadah tarawih dan tadarus selama bulan Ramadan. Polisi dari satuan Sabhara Polres Banyuwangi juga dibagi untuk ikut ibadah.

1. Berjaga sekaligus beribadah

Bagi Tugas, Polisi Banyuwangi Berjaga Sekaligus Tadarus IDN Times/Istimewa

Kepala Satuan Sabhara Polres Banyuwangi, AKP Basori Alwi mengatakan personilnya akan berbagi tugas, ada yang mengatur lalu-lintas di sekitar masjid dan ikut beribadah. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan berkah di Bulan Ramadhan.

"Inovasi Patroli Tarawih Tadarus sudah rutin kami lakukan selama tiga tahun terakhir di Bulan Puasa. Dalam rangka melaksanakan tugas bulan Ramadan, sambil berharap berkah," kata Basori di Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi, Selasa, (7/5).

2. Bagi tugas

Bagi Tugas, Polisi Banyuwangi Berjaga Sekaligus Tadarus IDN Times/Istimewa

Saat bertugas di Masjid Baiturrahman, empat personil polisi tampak ikut membaca kitab Al-Qur'an dan menyimak saat tadarus berlangsung. Masjid Agung Baiturrahman juga memiliki Al-Qur'an raksasa yang juga menjadi ikon.

"Masjidnya berpindah-pindah sesuai dengan jadwal tugas," ujarnya.

Tidak hanya di Masjid, personil kepolisian juga berjaga di titik keramaian seperti di sentra kuliner untuk mengurai kemacetan.

"Misalnya di Jalan Letnan Kolonel Sugiono, Kelurahan Tukang Kayu, di sana kanan-kirinya banyak PKL membuka lapak dan kendaraan pembeli parkir untuk belanja takjil," jelasnya.

3. Tadarus dengan Al-Qur'an raksasa

Bagi Tugas, Polisi Banyuwangi Berjaga Sekaligus Tadarus IDN Times/Istimewa

Sementara itu, Koordinator Tadarus Quran Besar Masjid Baiturrahman Banyuwangi, Ahmad Rifai mengatakan, untuk membaca Alquran raksasa dengan tinggi 210 sentimeter dan lebar 140 sentimeter butuh enam orang untuk membantu membuka halaman Al-Qur'an, menyimak dan membaca secara bergantian.

"Rata rata membaca tiga juz dalam semalam sehingga akan khatam atau tamat tiga kali dalam sebulan. Tidak semua orang boleh tadarus dengan Alquran besar karena disiarkan melalui radio. Kalau banyak salah nanti banyak protes yang masuk. Kami punya enam petugas, salah satunya hafal Quran," kata Rifai.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Pasar

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya