Tahun 2022, Eri Fokus Selesaikan Banjir di Kota Surabaya

Anggaran dari DPRD juga difokuskan untuk penyelesaian banjir

Surabaya, IDN Times - Banjir dan genangan masih menjadi momok warga Kota Surabaya di tengah musim hujan ini. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun berjanji akan fokus mengerjakan penanganan daerah rawan banjir dan genangan di Kota Surabaya pada tahun 2022.

1. Tahun 2022 akan fokus menyelesaikan masalah banjir

Tahun 2022, Eri Fokus Selesaikan Banjir di Kota SurabayaSalah seorang petugas Dishub Kota Surabaya mengatur arus lalu lintas yang macet karena banjir, Jumat malam (31/1/2020). IDN Times/Fitria Madia

Eri mengatakan bahwa Kota Surabaya memang masih belum bebas banjir meski lebih cepat surut ketika hujan datang. Termasuk rumah pribadinya yang terletak di kawasan Ketintang. Oleh karena itu, di tahun 2022, pihaknya akan lebih fokus untuk membenahi persoalan banjir ini.

"Insya Allah anggaran tahun 2022, kita sepakat dengan DPRD fokus ke daerah-daerah yang ada banjir dan genangan langsung selesai. Harapannya kita Forkopimda, hujan tidak ada genangan Ayo diselesaikan bareng-bareng," ujar Eri, Senin (3/1/2021).

2. Salah satunya di kawasan Ketintang

Tahun 2022, Eri Fokus Selesaikan Banjir di Kota SurabayaKemacetan yang terjadi akibat banjir di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Rabu (15/1). IDN Times/Tarida Alif

Eri mencontohkan kawasan rumahnya yang menjadi langganan banjir saat hujan tiba. Ketintang dulunya merupakan kawasan irigasi yang menyebabkan aliran air dari Wonocolo lalu ke Ketintang Madya malah tumpah ke perumahan warga. Dulunya, kawasan rumah warga merupakan sawah yang memang membutuhkan aliran air irigasi.

"Daerah Ketintang itu dulu irigasi, sehingga kalau (dulu), air masuk ke sungai dialirkan ke sawah-sawah. Kalau sekarang sawahnya sudah jadi rumah, maka harusnya dibalik, yang awalnya mengalir ke irigasi, harus mengalir ke sungai," tuturnya.

Baca Juga: Antisipasi Banjir, Surabaya Akan Bangun Tanggul Sepanjang 14 Km

3. Penyelesaian banjir akan disesuaikan dengan penyebab di masing-masing kawasan

Tahun 2022, Eri Fokus Selesaikan Banjir di Kota SurabayaSalah seorang pengendara yang menuntun motornya karena mogok terkena banjir. IDN Times/Fitria Madia

Eri memastikan bahwa penyelesaian banjir di Kota Surabaya akan dikerjakan dengan memperhatikan penyebab di masing-masing daerah secara spesifik. Penyelesaian permasalahan banjir disesuaikan dengan penyebabnya sehingga bukan hanya sekadar mengeruk saluran saja.

"Nah, sekarang kita lihat dan cari hulunya, berarti harus ada tampungan air. Seperti di Lontar, ada bozem. Kemudian, di depan Unesa (Universitas Negeri Surabaya) sudah tidak banjir, soalnya kita alirkan ke Kali Makmur," jelasnya.

Sebagai contoh, masalah banjir di kawasan Ketintang akan diselesaikan dengan membangun saluran yang dapat langsung mengalirkan air ke Sungai Rolak Gunungsari. Pembangunan saluran ini diharapkan ke depan dapat mengurangi beban sungai irigasi yang menuju ke Wonocolo.

"Jadi Insya Allah tahun 2022, seperti itu. Kita tahu masalahnya, hulunya apa, oh di sana. Jadi kita buatkan got (saluran) yang masuk langsung ke Kali Rolak Gunungsari," tutupnya.

Baca Juga: Antisipasi Banjir Surabaya Barat, Risma Buat Saluran di Dataran Tinggi

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya