Ruang Isolasi COVID-19 di Surabaya Penuh, Pasien Kesulitan dan Antre

Kondisi ini berbahaya bagi pasien

Surabaya, IDN Times - Situasi COVID-19 di Kota Surabaya tidak dapat dikatakan sedang baik-baik saja. Meski tampaknya penambahan kasus tiap harinya stabil dan tidak terlalu signifikan, namun nyatanya pasien COVID-19 memenuhi rumah sakit rujukan di Kota Surabaya.

Saat ini, kondisi Surabaya kembali seperti masa pertengahan pandemik saat pasien kesulitan mendapatkan ruang perawatan apalagi dengan ventilator. Kondisi ini tentu membahayakan, lantaran pasien kemungkinan bisa terlambat tertangani hingga meninggal dunia seperti kasus dr Sardjono Utomo dari Pamekasan.

1. Ruang isolasi dan ICU RSUA penuh

Ruang Isolasi COVID-19 di Surabaya Penuh, Pasien Kesulitan dan AntrePoli Khusus yang menangani virus corona di RS Universitas Airlangga. IDN Times/Fitria Madia

Salah satu rumah sakit yang mengalami overcapacity parah adalah Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA). Sebagai salah satu rujukan utama pasien COVID-19, RSUA sedang kelabakan mengatur alur pasien dari kamar Instalasi Gawat Darurat menuju kamar isolasi. Pasalnya, hingga Senin (7/12/2020) seluruh kamar Intensive Care Unit (ICU) dan kamar isolasi perawatan di RSUA penuh.

"Masih penuh ini. Ada 10 kamar ICU dan 40 kamar isolasi. Semuanya penuh," ujar Juru Bicara Satgas Corona RSUA, dr Alfian Nur Rosyid saat dihubungi IDN Times.

2. Alur pasien tersendat

Ruang Isolasi COVID-19 di Surabaya Penuh, Pasien Kesulitan dan AntreIlustrasi Ruang Isolasi. IDN Times/Sunariyah

Akibat penuhnya ruang isolasi dan ICU RSUA, pasien-pasien yang seharusnya berpindah dari IGD ke ruang perawatan isolasi pun tersendat. Padahal, tiap harinya selalu ada tambahan pasien baru yang masuk ke IGD dengan status positif COVID-19. Pada Senin pagi pun masih ada 5 pasien yang mengantre.

"Pagi ini ada satu yang sudah pindah ke ruang isolasi. Tinggal 5 sekarang. Sudah lumayan lah ini dibanding kemarin-kemarin sampai 7 lebih yang antre," tuturnya.

3. Rumah sakit penuh diduga akibat libur panjang

Ruang Isolasi COVID-19 di Surabaya Penuh, Pasien Kesulitan dan AntreIlustrasi Ruang Isolasi Mandiri COVID-19, ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Alfian mengatakan bahwa penuhnya ruang isolasi ini mulai terjadi sekitar dua hingga tiga pekan lalu. Ia menduga salah satu faktornya adalah tingginya mobilitas masyarakat saat libur akhir pekan pada awal November. Hal serupa juga dialami oleh Rumah Sakit PHC Surabaya.

"Sudah dua minggu ini selalu penuh. Sekarang okupansinya 90 hunian terisi," tutur VP PR & Subsidiaries Management RS PHC Surabaya, Prita Pinastiningtyas.

4. Banyak pasien antre agar bisa dirawat dengan intensif

Ruang Isolasi COVID-19 di Surabaya Penuh, Pasien Kesulitan dan Antreilustrasi ruang isolasi COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Juru Bicara Rumah Sakit (RS) Royal Surabaya, dr Dewa Nyoman Sutanaya mengamini kondisi yang terjadi di dua rumah sakit lainnya. Saat ini masih banyak pasien mengantre di IGD agar bisa dipindahkan ke ruang perawatan isolasi khusus COVID-19. Padahal, pasien ini harus mendapatkan penanganan intensif secepatnya agar kondisinya tak semakin memburuk.

"Ada 22 ruangan penuh semuanya. Beberapa pasien antre ini," ungkapnya kepada IDN Times.

Baca Juga: Empat Hari Tambah 187 Kasus COVID-19, Kota Batu Siapkan Selter Desa

Topik:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya