Ribuan Warga Jatim Akan Ikut Aksi di MK, Polisi Tidak Lakukan Sweeping

Katanya tidak ada pergerakan massa

Surabaya, IDN Times - Sebanyak 11.000 warga Jawa Timur diklaim akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi saat pengumuman hasil sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi pada Jumat (28/6). Meski begitu, pihak kepolisian tidak melakukan penyisiran seperti Bulan Mei lalu.

1. Polda sebut tidak ada pergerakan massa

Ribuan Warga Jatim Akan Ikut Aksi di MK, Polisi Tidak Lakukan SweepingIDN Times/Fitria Madia

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan bahwa hingga saat ini informasi yang didapatkan oleh Polda Jatim, tidak ada pergerakan massa untuk berangkat ke Jakarta sejak Senin hingga Jumat esok. 

 

"Tidak ada pergerakan itu. Gak bisa dipertanggungjawabkan, sumber gak jelas. Kapolda Jatim sudah menyampaikan gak ada yang bergerak," ujar Barung melalui sambungan telepon.

2. Tidak ada sweeping

Ribuan Warga Jatim Akan Ikut Aksi di MK, Polisi Tidak Lakukan SweepingIDN Times/Fitria Madia

Lantaran percaya bahwa tidak adanya gerakan massa, pihak kepolisian pun tidak melakukan penyisiran alias sweeping di pintu-pintu keluar Jatim. Sebelumnya, polisi melakukan sweeping di beberapa titik seperi Terminal Purabaya, Stasiun Gubeng, dan Jembatan Suramadu.

"Kita tidak melakukan sweeping, karena masyarakat sendiri sudah sadar kok. Kecuali kemarin terpovokasi kabar berita hoaks di media sosial," lanjutnya

3. Sebelas ribu orang dari Jatim disebut ikut aksi di MK

Ribuan Warga Jatim Akan Ikut Aksi di MK, Polisi Tidak Lakukan SweepingIDN Times/Fitria Madia

Sebelumnya, Ketua Barisan Santri dan Kiai Nahdliyin (BKSN) sekaligus cucu pendiri NU, Agus Solachul Aam atau Gus Aam menyebut 11.000 orang akan ikut aksi di MK bersama massa dari daerah lain.

 

"Insyaallah sekitar 10 ribuan yang dari PA 212 dan GNPF. Baru dari teman-teman Jatim insyaallah kurang lebih sekitar seribu," ujar Gus Aam ketika dihubungi IDN Times, Senin (24/6).

 

4. Sudah ada yang tiba di Jakarta

Ribuan Warga Jatim Akan Ikut Aksi di MK, Polisi Tidak Lakukan SweepingIDN Times/Fitria Madia

Gus Aam yang juga aktif menjadi relawan Prabowo-Sandiaga serta PA 212 mengatakan bahwa beberapa rombongan sudah berada di Jakarta sejak Senin. Bahkan mereka telah melakukan rapat konsolidasi dengan perwakilan di Jakarta.

 

"Mudah-mudahan Allah memberikan bimbingan, kekuatan, keberanian, perlindungan kepada hakim Mahkamah Konstitusi agar beliau bisa menegakkan kebenaran, keadilan dari hasil Pemilu," harapnya.

Baca Juga: Sebelas Ribu Orang dari Jatim Diklaim Ikut Aksi PA 212 di MK

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya