Redam Polemik, Pemkot Sebut Tarif GBT untuk Persebaya Hanya Rp44 juta

Dihitung per jam, bukan per hari

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota Surabaya membantah kabar naiknya biaya retribusi stadion Gelora Bung Tomo (GBT) hingga 15 kali lipat. Menurut mereka, kenaikan biaya sewa GBT tak sampai dua kali lipat jika dihitung per pertandingan. Mereka pun akan memberikan perlakuan khusus bagi Persebaya.

1. Selama ini biaya retribusi dihitung per pertandingan

Redam Polemik, Pemkot Sebut Tarif GBT untuk Persebaya Hanya Rp44 jutaIDN Times/Ardiansyah Fajar

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Menurut Eri, berdasarkan hasil rapat koordinasi Bappeko dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, retribusi sewa stadion GBT dalam raperda itu dihitung berdasarkan per hari atau 24 jam. Sementara itu selama ini tarif sewa yang dibebankan ke Persebaya dihitung dalam setiap pertandingan.

"Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya nomor 2 tahun 2013 pasal 19 B, GBT saat ini dibanderol Rp30 juta untuk pertandingan level Liga 1. Sedangkan untuk pertandingan internasional, tarifnya Rp70 juta," terang Eri melalui siaran pers yang diterima IDN Times, Rabu (10/7).

2. Harga sewa dihitung per jam

Redam Polemik, Pemkot Sebut Tarif GBT untuk Persebaya Hanya Rp44 jutaIDN Times/Hendy Wardhana

 

Sementara itu, lanjut Eri, dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan Pemkot Surabaya, sewa stadion GBT menjadi sebesar Rp444,6 juta per hari atau 24 jam. Sedangkan sewa untuk per jamnya dikenai Rp22 juta.
 
"Yang perlu digaris bawahi, selama ini perhitungan sewa yang dibebankan ke Persebaya dihitung berdasarkan sekali laga (tanding). Jika diasumsikan dalam setiap laga pertandingan, waktu yang dibutuhkan 45 menit kali 2 adalah 2 jam. Jadi kalau dihitung dalam setiap laga (raperda) hanya Rp44 juta,” jelasnya.

Baca Juga: Tarif GBT Naik 15 Kali Lipat, Pansus Akan Panggil Manajemen Persebaya

3. Retribusi akan lebih murah untuk Persebaya

Redam Polemik, Pemkot Sebut Tarif GBT untuk Persebaya Hanya Rp44 jutaIDN Times/Ardiansyah Fajar

 

Selain itu, Eri meyakinkan kepada publik bahwa tarif sewa stadion GBT yang dikenakan kepada Persebaya akan lebih murah dibandingkan dengan pihak lain. Hal tersebut juga berlaku apabila penyewaan stadion bertujuan untuk acara sosial atau acara amal.

“Sejak awal pertandingan kemarin sudah dibedakan harga sewa (stadion GBT) untuk Persebaya karena membawa nama baik Surabaya,” tuturnya.

4. Harga didapatkan dari tim appraisal

Redam Polemik, Pemkot Sebut Tarif GBT untuk Persebaya Hanya Rp44 jutaInstagram/officialpersebaya

 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya M. Afghani Wardhana menambahkan, angka retribusi tersebut didapatkan dari tim appraisal. Tim ini sebelumnya telah melakukan survei ke stadion-stadion lain dengan kapasistas sama di Indonesia untuk menentukan harga.

“Tim appraisal tersebut merupakan tim independen di luar pihak Dispora dan raperda retribusi itu muncul angkanya sudah melalui sebuah kajian oleh tim appraisal.”

5. Penurunan harga akan diatur dalam Perwali

Redam Polemik, Pemkot Sebut Tarif GBT untuk Persebaya Hanya Rp44 jutaDokumentasi Pemkot Surabaya

 

Lebih lanjut, Afghani mengatakan bahwa penurunan harga kepada Persebaya dan kegiatan khusus tersebut akan diatur dalam Diskresi Perwali. Pasalnya baik pihaknya maupun tim appraisal tidak berhak untuk menurunkan harga.

“Itu nanti juga akan ditindaklanjuti dengan Perwali, tapi yang jelas Dispora tidak punya kapasitas menurunkan raperda yang ada sekarang ini, karena tahapan-tahapannya sudah sesuai dengan mekanisme yang harus dilalui (tim appraisal),” tutupnya.

Baca Juga: Naik 15 Kali Lipat, Manajemen Persebaya Pikir Ulang Main di GBT

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya