Comscore Tracker

Mahasiswa Unair Ciptakan Hand Sanitizer dari Limbah Kulit Udang

Jadi ramah lingkungan deh!

Surabaya, IDN Times - Berbekal pengalaman melihat pengolahan limbah kulit udang, mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) berinovasi menciptakan produk hand sanitizer dari bahan limbah kulit udang. Inovasi ini pun mengantar mereka meraih Juara II Kategori Lomba Inovasi Produk, Festival Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa 2020 Universitas Khairun Ternate.

1. Terinspirasi dari pengalaman selama PKL di Thailand

Mahasiswa Unair Ciptakan Hand Sanitizer dari Limbah Kulit UdangPara mahasiswa Unair yang menciptakan inovasi handsanitizer dari limbah kulit udang. Dok. Unair

Kelompok mahasiswa yang menciptakan inovasi ini terdiri dari tiga orang, yaitu Arief Rubiana, mahasiswa program studi Teknologi Hasil Perikanan (THP); bersama Reza Istiqomatul Hidayah dan Anastasya Dewi Larasati mahasiswa prodi Akuakultur. Arief menjelaskan, ide inovasi itu berasal dari pegalamannya selama Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Thailand.

"Ketika itu, saya mengambil topik penelitian Kitosan dari limbah kulit udang," ujar Arief, Selasa (5/1/2021).

2. Manfaatkan senyawa Kitosan

Mahasiswa Unair Ciptakan Hand Sanitizer dari Limbah Kulit UdangIlustrasi Udang (Instagram.com/edhy.prabowo)

Arief melanjutkan, Kitosan merupakan senyawa biopolimer turunan yang bersifat organik. Senyawa turunan ini dihasilkan dari tiga tahap, yaitu deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi senyawa Kitin. Kitin merupakan senyawa yang banyak terkandung di dalam hewan laut seperti udang dan kepiting.

“Kitosan merupakan biopolimer yang bersifat organik dan diduga mengandung aktivitas antibakteri yang bisa digunakan untuk inovasi ini,” tuturnya.

Baca Juga: Wow! Vaksin Merah Putih Unair Sudah Masuk Fase Animal Trial

3. Hand sanitizer bersifat organik

Mahasiswa Unair Ciptakan Hand Sanitizer dari Limbah Kulit UdangIlustrasi hand sanitizer. unsplash.com/@kellysikkema

Dengan memanfaatkan limbah kulit udang, produk ini diklaim menjadi lebih ramah lingkungan. Selain itu, karena Kitosan bersifat organik, senyawa tersebut tidak mengandung protein yang bisa menyebabkan alergi.

“Jadi, aman untuk digunakan. Selain aman ini juga jadi ramah lingkungan,” tuturnya.

4. Masih butuh penelitian dan pengembangan lebih lanjut

Mahasiswa Unair Ciptakan Hand Sanitizer dari Limbah Kulit UdangUniversitas Airlangga. Instagram.com/@univ_airlangga

Namun, Arief mengatakan bahwa inovasi ini masih membutuhkan pengembangan dan penelitian lebih lanjut. Pasalnya, pengerjaan konsep produk yang dinamai Lukuid Sanitizer ini dilakukan secara daring. Ia dan timnya masih perlu menelusuri efektivitas, serta pengemasan produk agar tetap eco-friendly.

“Dengan banyaknya inovasi yang dimiliki, semoga masalah sampah di dunia bisa teratasi. Karena, ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Baca Juga: Ramah Lingkungan, Mahasiswa Unair Buat Hand Sanitizer dari Nasi Basi

Topic:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya