Komplotan Curanmor dengan Bom Bondet di Surabaya, 3 Orang Masih Buron

Mereka bisa membahayakan masyarakat

Surabaya, IDN Times - Para bandit jalanan di Kota Surabaya kali ini tak hanya berbekal senjata tajam. Mereka mulai menggunakan bahan peledak sebagai senjata perlindungan diri mereka. Salah satu komplotannya berhasil diungkap Polsek Sukolilo Polrestabes Surabaya meski masih ada 3 orang yang buron.

1. Komplotan pencuri motor dengan bom bondet terdiri dari 4 orang

Komplotan Curanmor dengan Bom Bondet di Surabaya, 3 Orang Masih Buronilustrasi pencurian (IDN TImes/Sukma Shakti)

Kapolsek Sukolilo Kompol Bunari menjelaskan, komplotan pencurian motor ini terdiri dari 4 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Mereka bergerak bersama berboncengan menggunakan dua motor. Mereka pun terendus tim Opsnal Polsek Sukolilo saat akan melancarkan aksinya di seputar perkampungan Semolowaru, Senin (10/1) dini hari.

"Mereka sepertinya memang spesialis pagi. Jadi ambil lengahnya itu pagi dini hari," ujar Bunari saat dikonfirmasi IDN Times.

2. Hendak mencuri sebuah motor

Komplotan Curanmor dengan Bom Bondet di Surabaya, 3 Orang Masih BuronIlustrasi pencurian (Pixabay.com)

Polisi sempat membuntuti mereka saat berputar-putar mencari mangsa. Akhirnya tibalah mereka di sebuah rumah Jalan Mulyorejo Utara. Bandit itu mengincar sepeda motor jenis CBR. Mereka pun masuk dengan merusak kunci pagar rumah.

"Motor warna hitam dan berhasil dibawa keluar pagar dengan kondisi mesin menyala. Melihat aksinya tersebut saat itu langsung dilakukan penangkapan terhadap para tersangka," tutur Bunari.

3. Dua orang berhasil kabur

Komplotan Curanmor dengan Bom Bondet di Surabaya, 3 Orang Masih BuronFoto hanya ilustrasi. (safedepositfederation.com)

Mengetahui ada polisi yang mengincar mereka, dua pelaku berhasil kabur. Dua pelaku yang kabur itu merupakan pengendara masing-masing motor. Polisi sempat melontarkan timah panas ke arah mereka namun gagal.

"Prediksi anggota salah satu terkena tembakan. Tapi masih kabur," lanjut Bunari.

Sementara anggota lain berusaha menangkap dua orang lainnya. Di sana lah, salah seorang pelaku bernama Hurry melemparkan bom ikan (bom bondet) ke arah petugas kepolisian yang berjarak 5 meter. Setelah melempar ia pun kemudian kabur.

"Lalu petugas memberikan tembakan ke dua kaki orang satunya yang kemudian berhasil lumpuh. Itu satu-satunya orang yang berhasil ditangkap," ungkap Bunari.

4. Ada 5 bom bondet yang dibawa

Komplotan Curanmor dengan Bom Bondet di Surabaya, 3 Orang Masih BuronIlustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Saat seorang bandit itu terjatuh akibat tembakan, polisi menemukan ada dua bom bondet aktif yang menggelinding dari tasnya. Ternyata komplotan tersebut memang menggunakan bom bondet sebagai senjata perlindungan diri.

"Total ada 5 bom. Yang 1 diledakkan. Yang 2 dibawa kabur. Yang 2 lagi berhasil diamankan," terang Bunari.

Polisi pun terus mendalami kasus tersebut. Selain membahayakan warga dengan bomnya, komplotan ini rupanya sering beraksi di Surabaya. Salah satunya terjadi di Wonokromo pada malam sebelumnya.

Baca Juga: Tim Singo Arema Police Ringkus Dua Pelaku Curanmor

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya