Jatim Contek Ilmu Perubahan Perilaku dari Inggris untuk COVID-19

Ilmu perubahan perilaku atau The Nudge Unit sudah terkenal

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berusaha untuk meniru ilmu perubahan perilaku yang diterapkan di Inggris Raya agar bisa membantu mengendalikan COVVID-19. Harapannya dengan ilmu perubahan perilaku tersebut masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan dengan baik. Pemprov Jatim pun menggandeng Kedutaan Besar Kerajaan Inggris Raya dalam upaya ini.

1. Pemprov Jatim kerja sama dengan Kedubes Inggris untuk ilmu perubahan perilaku

Jatim Contek Ilmu Perubahan Perilaku dari Inggris untuk COVID-19Khofifah membagikan masker di Pasar Oro-oro Dowo Kota Malang. IDN Times/ Alfi Ramadana

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Inggris Raya untuk membuat Program Pelatihan Behavioural Science atau ilmu perubahan perilaku bersama Nudgeplus, sebuah perusahaan yang ahli di bidang perubahan perilaku. Pelatihan ini akan dilakukan kepada tim Hubungan Masyarakat Pemprov Jawa Timur.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Duta Besar Inggris untuk kesekian kalinya memberikan support kepada Pemprov Jatim. Mudah-mudahan semuanya akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat untuk bisa segera beradaptasi pada kebiasaan baru. Mengingat sampai saat ini Covid-19 tidak ada yang tahu kapan penyebarannya,” ujar Khofifah, Sabtu (3/9/2020).

2. Perilaku masyarakat menentukan pengendalian pandemik

Jatim Contek Ilmu Perubahan Perilaku dari Inggris untuk COVID-19Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak saat peluncuran kapal tanpa awak Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Selasa (29/9/2020). Dokumentasi ITS

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menambahkan bahwa perilaku masyarakat membawa dampak yang besar dalam penuntasan pandemik COVID-19 di Jatim. Ia mencontohkan, dalam dua minggu terakhir operasi yustisi yang di kombinasikan dengan kampanye "Pakai Masker" yang dilakukan di berbagai kota dan kabupaten kini menjadikan Jawa Timur menjadi provinsi besar di Jawa dengan Kasus Aktif COVID-19 terendah, yakni hanya 3.455 orang.

"Karena itu pendekatan ini sebagaimana yang disampaikan Ibu Gubernur menjadi sangat penting. Harapannya outcome dari behavioral insight munculkan kesadaran diri sendiri, sehingga bisa menjaga kesehatan antar sesama. Banyak pendekatan psikologi yang dipakai,” tuturnya.

Baca Juga: Khofifah Ajak Millennial dan Gen Z Promosikan Batik Jatim

3. Berharap bisa diterapkan di daerah lain

Jatim Contek Ilmu Perubahan Perilaku dari Inggris untuk COVID-19Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko saat bertemu Gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Dardak di Grahadi, Kamis (3/9/2020). Dok.IDN Times/Istimewa

Dengan pelatihan ini, Pemprov Jatim diharapkan lebih bisa mempengaruhi perilaku masyarakat di Jatim agar mematuhi protokol kesehatan. Tak hanya di Jatim, harapannya ilmu perubahan perilaku tersebut bisa ditiru di berbagai daerah lain di Indonesia. Sehingga pandemik COVID-19 di Indonesia bisa segera terkendali.

“Yang paling penting adalah kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Ada sense of belonging, ada sense of protecting each other. Pada saat kita mengingatkan, justru kita care. Ketika menggunakan masker, bukan berarti menyinggung tetapi melindungi orang lain,” ungkapnya.

4. Ilmu perubahan perilaku sudah terkenal di Inggris

Jatim Contek Ilmu Perubahan Perilaku dari Inggris untuk COVID-19Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Dubes Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins. Dokumentasi Humas Pemprov

Di samping itu, Duta Besar Kerajaan Inggris Raya Untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mennyamapaikan bahwa ilmu perubahan perilaku menjadi terkenal di Kerajaan Inggris Raya karena merancang kebijakan yang dapat mengubah perilaku melalui sebuah intervensi atau pesan sederhana. Tak hanya masalah pandemik, beberapa persoalan lain juga terselesaikan dengan teori The Nudge Unit tersebut seberti kesadaran membayar pajak dan lainnya.

“Program yang kami luncurkan ini untuk membantu Jawa Timur menempatkan rencana komunikasi terkait Covid-19 yang efektif dengan menggunakan metodologi penelitian ilmu perilaku. Pendekatan metode ini banyak digunakan oleh layanan publik di Inggris untuk menghasilkan beragam solusi yang efektif dan berbiaya rendah dalam meningkatkan kualitas pelayanan mereka,” jelasnya

"Saya senang bahwa pemerintah Jawa Timur yang mengambil langkah progresif dengan menggandeng nudgeplus untuk melakukan hal yang serupa di sini. Saya juga senang untuk mendukung kerja sama antara Kerajaan Inggris Raya dan Jawa Timur yang ditujukan untuk membantu mengatasi penyebaran COVID-19 di Indonesia," pungkasnya.

Baca Juga: Dubes Jenkins: WNI Tak Dilarang Masuk Inggris Tapi Harus Ikut Prosedur

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya