Dewan Desak Pemkot Surabaya Secepatnya Selesaikan Antisipasi Banjir

Musim hujan segera datang di Surabaya

Surabaya, IDN Times - Komisi C DPRD Kota Surabaya mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar segera mempercepat antisipasi banjir. Pasalnya, Kota Surabaya sebentar lagi akan memasuki musim penghujan dan berpotensi tercipta genangan tinggi di mana-mana seperti awal tahun 2020 lalu.

1. Komisi C DPRD desak Pemkot Surabaya segera antisipasi banjir

Dewan Desak Pemkot Surabaya Secepatnya Selesaikan Antisipasi BanjirProses pembersihan saluran jelang musim hujan yang dipimpin Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Jumat (25/9/2020). Dok Humas Pemkot Surabaya

Ketua Komisi C, Baktiono mengatakan bahwa antisipasi banjir ini harus dilakukan mulai dari sekarang secara keseluruhan. Sehingga ketika hujan mulai datang, Pemkot Surabaya tidak kelabakan menangani genangan. Salah satu caranya adalah memastikan kesiapan pompa-pompa air yang ada.

"Jangan sampai saat hujan lebat, pompa air baru dihidupkan sehingga volume air tidak terbendung lagi, yang berdampak pada meluapnya air ke jalan dan rumah penduduk," ujarnya, Jumat (16/10/2020).

2. Pompa air adalah kunci penting

Dewan Desak Pemkot Surabaya Secepatnya Selesaikan Antisipasi BanjirKondisi banjir di Jalan Ciliwung, Surabaya, Jumat malam (31/1/2020). IDN Times/ Tarida Alif

Baktiono menilai, pompa air merupakan salah satu kunci penting dalam penanganan potensi banjir. Meski curah hujan deras, genangan air dapat langsung tersalurkan ke sungai sehingga tidak meluber ke jalanan bahkan ke rumah warga. Sehingga, terlambat atau rusaknya pompa air bisa berakibat fatal.

“Seperti yang terjadi di Mayjend Sungkono, pompa air terlambat setengah jam dinyalakan saja, ketika hujan lebat langsung banjir di sekitar Mayjend Sungkono," tutur politikus PDI Perjuangan ini.

Baca Juga: Jelang Musim Hujan, Risma Bersihkan Saluran Air di Surabaya

3. Anggaran perawatan saluran tidak dipotong selama pandemik COVID-19

Dewan Desak Pemkot Surabaya Secepatnya Selesaikan Antisipasi BanjirKetua Komisi C, Baktiono usai pertemuan di Kantor DPRD Kota Surabaya, Senin (25/11). IDN Times/Fitria Madia. IDN Times/Fitria Madia

Jangan sampai, lanjut Baktiono, penanganan banjir baru dilakukan saat hujan sudah deras dan genangan pun terjadi. Ia pun meminta agar pengerukan saluran segera dituntaskan supaya Surabaya tak perlu mengalami kelumpuhan akibat genangan tinggi seperti awal tahun 2020.

“Anggaran pemeliharaan infrastruktur jalan dan saluran sama sekali tidak dipotong, bahkan untuk penanganan COVID-19 pun. Jadi utuh, untuk itu Komisi C mendesak Pemkot Surabaya agar terus melakukan antisipasi genangan air saat musim hujan tiba," tutupnya.

4. Risma sudah mulai antisipasi banjir

Dewan Desak Pemkot Surabaya Secepatnya Selesaikan Antisipasi BanjirProses pembersihan saluran jelang musim hujan yang dipimpin Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Jumat (25/9/2020). Dok Humas Pemkot Surabaya

Di sisi lain, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa pihaknya sudah mulai melakukan antisipasi banjir. Pengerukan saluran sudah mulai dilakukan di beberapa titik. Selain itu pompa air bekas juga disiagakan di titik rawan banjir untuk membantu penyedotan air oleh pompa utama. Risma juga sudah mengeluarkan surat edaran untuk warga agar bisa melakukan sejumlah antisipasi banjir.

"Diharapkan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaannya serta melakukan berbagai upaya persiapan menjelang musim penghujan ini. Kepada Ketua LPMK, RW, RT dimohon untuk melaksanakan kerja bhakti membersihkan saluran air, gorong-gorong dan perantingan pohon serta mengimbau kepada seluruh warga di wilayahnya masing-masing," kata Risma, Rabu (30/9/2020) lalu.

Baca Juga: Risma Minta Warga Cek Instalasi Listrik Hingga Saluran Air

Topik:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya