Cegah Gelombang Kedua COVID-19 di Surabaya, Razia Prokes Digencarkan

Jangan sampai kasus COVID-19 kembali naik

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota Surabaya melakukan antisipasi gelombang kedua COVID-19. Meski saat ini belum ada tanda-tanda peningkatan kasus dan kapasitas tes masih tersedia dalam jumlah besar, antisipasi dini tetap mereka lakukan agar tidak terjadi keterlambatan penanganan.

1. Operasi protokol kesehatan digencarkan untuk cegah gelombang kedua COVID-19

Cegah Gelombang Kedua COVID-19 di Surabaya, Razia Prokes DigencarkanOperasi yustisi di Surabaya pada 16-17 September 2020. Istimewa

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya yang sekaligus Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memanaskan kembali semangat penanganan COVID-19. Meski kini kasusnya sudah melandai, Risma meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan operasi protokol kesehatan di bidangnya masing-masing.

"Berdasarkan arahan Ibu Wali Kota, mulai hari ini kami di seluruh OPD bergerak menggelar operasi protokol kesehatan sesuai tupoksinya masing-masing. Ini untuk antisipasi second wave COVID-19," ujarnya, Rabu (18/11/2020).

Baca Juga: Patuhi Protokol Kesehatan, Ini 5 Tips Aman Berwisata Selama Pandemik

2. Hampir seluruh fasilitas publik akan jadi sasaran operasi

Cegah Gelombang Kedua COVID-19 di Surabaya, Razia Prokes DigencarkanOperasi yustisi di Surabaya pada 16-17 September 2020. Istimewa

Irvan mengatakan bahwa hampir seluruh fasilitas publik mulai dari hotel, mal, kantor, industri, sekolah, pasar-pasar, dan perkampungan akan menjadi sasaran operasi protokol kesehatan. Ia mencontohkan, Dinas Perdagangan menggelar operasi ini di toko swalayan dan pusat perbelanjaan.

"Untuk di pusat perbelanjaan,mereka menyasar Plaza Jembatan Merah, ITC dan PGS, sedangkan di toko swalayan mereka menyasar toko modern di Jalan Kebalen Timur, toko modern di Jalan Raya Dupak dan toko modern di Jalan Tembaan serta beberapa toko swalayan lainnya," tuturnya.

3. Pasar tak luput dari sasaran operasi

Cegah Gelombang Kedua COVID-19 di Surabaya, Razia Prokes DigencarkanSuasana di pasar Kosagra, Rungkut, Surabaya. IDN Times/Faiz Nashrillah

Sedangkan, untuk Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah bersama PD Pasar Surya diminta menggelar operasi protokol kesehatan di 23 pasar yang ada di Kota Surabaya. Mereka juga harus mensosialisasikan dan memastikan protokol kesehatan di setiap pasar itu terus dilakukan dengan ketat.

“Teman-teman OPD lain juga terus turun menggelar operasi protokol kesehatan ini. Kami bersama-sama turun,” ungkapnya.

Irvan pun berharap agar masyarakat di Kota Surabaya dapat mematui protokol kesehatan dengan baik. Bukan hanya agar tidak terjadi razia, namun demi mencegah adanya gelombang kedua COVID-19. Jika kondisi landai seperti ini dapat dipertahankan terus, maka ia yakin COVID-19 di Surabaya akan segera dapat dituntaskan.

“Kita semua tidak ingin ada lonjakan gelombang kedua COVID-19, makanya kita harus mempertahankan keberhasilan mengendalikan COVID-19 ini dengan tetap menjaga prokol kesehatan,” pungkasnya.

Baca Juga: Sekda Kota Malang: Denda Operasi Yustisi Jadi Wewenang Kejaksaan

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya