Comscore Tracker

Ada Tiga Klaster Baru, Kasus Harian di Banyuwangi Capai 30 Orang

Biasanya hanya 10 orang per hari

Banyuwangi, IDN Times - Satgas COVID-19 Kabupaten Banyuwangi menemukan tiga klaster baru yang menyumbang peningkatan kasus positif melonjak sejak sepekan terakhir. Tiga klaster baru tersebut, yakni hajatan, pondok pesantren dan ziarah walisongo.

1. Klaster pesantren dan ziarah sumbang 39 kasus

Ada Tiga Klaster Baru, Kasus Harian di Banyuwangi Capai 30 OrangIlustrasi virus corona. IDN Times/Mia Amalia

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Widji Lestariono mengatakan, untuk klaster pondok pesantren terdapat 28 santri yang dinyatakan positif. Pondok tersebut berada di Kecamatan Blimbingsari dengan jumlah santri tidak lebih dari 100 orang.

"Klaster pondok pesantren diketahui setelah salah satu santri sakit dan dilakukan tes ternyata positif COVID-19, pada dua pekan lalu. Setelah tracing kontak erat, saat ini sudah 28 santri dinyatakan positif. Mudah terlacak karena tinggal di satu lokasi," kata Widji, Senin (21/6/2021).

Saat ini, pondok pesantren tersebut menerapkan isolasi mandiri, dan memperketat akses keluar-masuk. Selanjutnya, di Kecamatan Blimbingsari, Satgas COVID-19 Banyuwangi juga mendeteksi adanya klaster ziarah walisongo. Kasus tersebut terjadi karena longgarnya penerapan protokol kesehatan.

"Klaster ziarah walisongo ada 11 orang yang  dinyatakan positif COVID-19. Para peziarah tertular karena melepas masker saat berbicara," ujarnya.

2. Ada 14 orang terkonfirmasi pada klaster hajatan

Ada Tiga Klaster Baru, Kasus Harian di Banyuwangi Capai 30 OrangIlustrasi Lemas (IDN Times/Mardya Shakti)

Sementara untuk hajatan, Satgas kembali mendeteksi adanya klaster baru di Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo. Sebanyak 14 orang terkonfirmasi positif COVID-19 dari acara hajatan tersebut. 

Sebelumnya, Satgas juga menemukan klaster hajatan pertama pasca Lebaran Idul Fitri di Desa Wringinpitu Kecamatan Tegaldlimo. Saat ini, klaster hajatan di Desa Wringinpitu terdapat 46 warga terpapar COVID-19, 19 sembuh, dan satu meninggal dunia.

"Jadi ada dua klaster hajatan di Banyuwangi yang terdeteksi saat ini," jelasnya.

Baca Juga: Kisah Bondan Gagal Selamatkan Anak saat Longsor Banyuwangi

3. Banyaknya klaster baru membuat BOR meningkat

Ada Tiga Klaster Baru, Kasus Harian di Banyuwangi Capai 30 OrangIlustrasi rumah sakit. IDN Times/Arief Rahmat

Lebih lanjut, Widji mengatakan, lonjakan kasus COVID-19 di Banyuwangi rata rata mencapai 30 orang per hari sejak sepekan terakhir. Kondisi tersebut meningkat dibanding sebelumnya yang mencapai rata-rata  di bawah 10 kasus per hari. Kondisi tersebut menyebabkan keterisian 6 rumah sakit rujukan meningkat.

"Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit rujukan COVID-19 meningkat menjadi 44 persen," katanya.

Baca Juga: Sempat Muncul Klaster, 2.330 Santri Blokagung Banyuwangi Divaksinasi

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Mohamad Ulil Albab di IDN Times Community dengan judul Kasus COVID-19 Banyuwangi Melonjak, Ada Tiga Klaster Baru

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya